Foto-foto Proses Hilangnya Lapisan Es Islandia Akibat Global Warming

TrubusLife
Hernawan Nugroho
04 Des 2019   17:00 WIB

Komentar
Foto-foto Proses Hilangnya Lapisan Es Islandia Akibat Global Warming

Hasil pemetaan foto yang fantastis dari tahun 1980-an di bandingkan dengan foto drone mutakhir (University of Dundee)

Trubus.id -- Sebuah proyek baru oleh para peneliti dari Universitas Dundee, Universitas Islandia, dan Kantor Meteorologi Islandia telah menyoroti skala hilangnya es yang dialami gletser di Islandia dengan membandingkan foto udara yang diambil pada 1980-an dengan gambar drone masa kini.

“Penting untuk menunjukkan bagaimana perubahan iklim secara fisik dan nyata memengaruhi wilayah ini. Untuk melakukan ini, kami mengembangkan proses baru berdasarkan prinsip-prinsip yang digunakan oleh ahli glasiologi untuk mengukur kehilangan volume es. Metode ini memungkinkan kita untuk menyusun pandangan udara yang unik dari lanskap masa lalu dan untuk melihat bagaimana mereka telah berubah selama 30 hingga 40 tahun terakhir, ”kata Dr Kieran Baxter dari University of Dundee dalam sebuah pernyataan kepada Nature.

Baca Lainnya : Gunung di Swedia Kehilangan Puncak Tertinggi Akibat Pemanasan Global

"Walaupun kami memiliki sumber daya pemetaan foto yang fantastis dari tahun 1980-an, metode ini juga dapat diterapkan pada foto udara yang bahkan lebih tua. Arsipnya sangat besar dan kami baru saja menggaruk permukaan dalam hal menggunakannya untuk menunjukkan dengan lebih baik bagaimana pemanasan iklim terungkap dalam bentang alam kita," lanjutnya

Karya tersebut menceritakan kisah sisi selatan tutup es Vatnajökull, tutup es terbesar di Islandia dan terbesar kedua di Eropa, selama tiga dekade terakhir. Di bawah tutup es, Anda juga dapat menemukan beberapa gunung berapi. Jika gunung berapi ini meletus maka itu bisa meletuskan es dan menyebabkan banjir gletser, atau apa yang dikenal di Islandia sebagai jökulhlaup.

(foto:  University of Dundee)

Vatnajökull meliputi area seluas 7.700 kilometer persegi (4.784 mil persegi), sekitar 8 persen dari negara. Namun, tutup es sudah mulai menunjukkan kerapuhannya. Selama beberapa dekade terakhir, para ilmuwan telah mendokumentasikan tutup es mundur dengan puluhan meter, dan di beberapa daerah ratusan meter, setiap tahun.

Penyebabnya adalah perubahan iklim. Sebuah laporan terbaru oleh IPCC PBB menemukan bahwa lautan dan cryosphere (bagian beku dunia, seperti lapisan es) telah "mengambil panas" dari perubahan iklim, menyerap lebih dari 90 persen dari kelebihan panas dalam sistem iklim dan naik hingga 30 persen dari emisi karbon dioksida yang diinduksi manusia.

Baca Lainnya : Terumbu Karang di Mediterania Hidup Lagi Usai Hancur Karena Pemanasan Global Ekstrim

Seperti yang dapat Anda lihat dari proyek baru-baru ini, efek dari ini sudah dirasakan. Islandia memiliki hampir 400 gletser, yang sebagian besar bisa hilang pada 2200 jika tren pemanasan global saat ini berlanjut dan emisi gas rumah kaca tetap turun. Musim panas yang lalu, penduduk Islandia mengadakan pemakaman Okjökull di Borgarfjörður, gletser Islandia pertama yang kehilangan statusnya sebagai gletser karena perubahan iklim.

Baru-baru ini, Dr Baxter dan rekannya baru-baru ini melakukan proyek serupa yang melihat dampak perubahan iklim terhadap gletser Mont Blanc di perbatasan Prancis-Italia. Anda dapat melihat yang menakjubkan, namun mengerikan.

(foto:  University of Dundee)

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Pet & Animal   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Covid-19

Health & Beauty   21 Des 2020 - 17:12 WIB
Bagikan: