Akibat Makan Hidangan Hot Pot, Larva Cacing Pita Bersarang di Otak Pria Tiongkok

TrubusLife
Syahroni
29 Nov 2019   23:00 WIB

Komentar
Akibat Makan Hidangan Hot Pot, Larva Cacing Pita Bersarang di Otak Pria Tiongkok

Ilustrasi hidangan hot pot (Just One Cookbook)

Trubus.id -- Seorang pria di China berakhir dengan larva cacing pita di otaknya setelah makan makanan hot pot yang mungkin kurang matang, menurut sebuah laporan berita.

Pria berusia 46 tahun, yang tinggal di provinsi timur Zhejiang, Tiongkok, itu pergi ke rumah sakit setelah mengalami gejala neurologis, termasuk sakit kepala, pusing dan episode epilepsi seperti berkedut dan berbusa di mulut, menurut The Washington Post. Pria itu memberi tahu dokter bahwa, sekitar satu bulan sebelum gejalanya mulai, ia telah makan daging babi dan kambing dalam hidangan hot pot buatan rumah.

Dokter di First Affiliated Hospital of Zhejiang University Medical College melakukan MRI, yang menunjukkan ia memiliki beberapa lesi di otaknya.

Dia didiagnosis dengan neurocysticercosis, penyakit parasit yang terjadi ketika seseorang menelan telur mikroskopis dari cacing pita babi (Taenia solium). Ketika telur menetas, larva dapat melakukan perjalanan ke seluruh tubuh, termasuk ke otak, otot, kulit dan mata, tempat mereka membentuk kista, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dokter curiga pria itu telah membeli daging yang tercemar larva cacing pita, dan dia tidak memasaknya dengan cukup baik untuk membunuh larva tersebut, lapor Post. Memang, pria itu mengatakan dia "hanya sedikit memanaskan dagingnya," menurut CNN.

Dalam kasus saat ini, pria tersebut menerima perawatan untuk menghilangkan cacing pita dan mengurangi tekanan di otaknya, dan dia sedang dalam tahap pemulihan penuh.

Kasus cacing pita ini biasa terjadi di negara-negara berkembang, termasuk negara-negara di Amerika Latin, Afrika atau Asia. Neurocysticercosis adalah salah satu penyebab kejang yang paling umum di seluruh dunia.

Penyakit itu bisa mengancam jiwa dan bahkan berakibat fatal. Awal tahun ini, dokter di India melaporkan kasus seorang remaja dengan neurocysticercosis parah yang meninggal karena penyakit tersebut.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: