Jadi, Berapa Lama Idealnya Tidur Cukup untuk Orang Dewasa?

TrubusLife
Syahroni
27 Nov 2019   21:00 WIB

Komentar
Jadi, Berapa Lama Idealnya Tidur Cukup untuk Orang Dewasa?

Ilustrasi. (Healthline )

Trubus.id -- Berkat zaman ‘online', kebanyakan dari kita justru tak punya waktu untuk tidur. Alhasil banyak orang berpikir dapat menebus waktu tidur yang hilang dengan tidur lebih lama setiap ada kesempatan. Padahal kenyataannya, tidur “balas dendam” itu pun tidak efektif untuk membuat tubuh lebih segar. 

Tetapi para peneliti telah mengungkap temuan mengejutkan yang dapat memberikan jawaban untuk pertanyaan kuno mengenai berapa banyak waktu tidur rata-rata yang dibutuhkan orang dewasa.

Untuk melakukan penelitian, para peneliti menggunakan meta-analisis - yang merupakan alat statistik untuk menggabungkan hasil semua studi yang dilakukan pada topik yang sama - dan mengamati hubungan antara durasi tidur dan penyakit kardiovaskular sangat erat.

Penelitian dilakukan pada dua kelompok, satu dengan durasi tidur pendek (kurang dari enam jam) dan yang lainnya dengan durasi tidur yang lama (lebih dari delapan jam). Kedua kelompok ini kemudian dibandingkan dengan kelompok ideal (kelompok referensi) yang memiliki enam hingga delapan jam tidur.

Kemudian, alat meta-analisis menggabungkan 11 studi yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir termasuk lebih dari satu juta orang dewasa (1.000.541) tanpa penyakit kardiovaskular.

Yang mengejutkan, kedua kelompok (durasi pendek dan durasi lama tidur) ditemukan memiliki risiko lebih besar terhadap penyakit kardiovaskular dan bahkan stroke.

Studi ini secara tepat menunjukkan bahwa dibandingkan dengan kelompok referensi di mana orang dewasa tidur selama enam hingga delapan jam setiap malam, mereka yang tidur kurang dari enam jam dan mereka yang tidur selama lebih dari delapan jam memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan penyakit arteri koroner.

Baik tidur pendek dan tidur panjang memiliki risiko 11 persen dan 33 persen, masing-masing bila dibandingkan dengan kelompok referensi.

Menurut penulis penelitian, Dr Epameinondas Fountas, "Kita menghabiskan sepertiga dari hidup kita untuk tidur, tetapi kita hanya tahu sedikit tentang dampak kebutuhan biologis ini pada sistem kardiovaskular."

Lebih lanjut dia menambahkan, "Temuan kami menunjukkan bahwa terlalu banyak atau terlalu sedikit tidur mungkin buruk bagi jantung. Lebih banyak penelitian diperlukan untuk menjelaskan mengapa, tetapi kita tahu bahwa tidur memengaruhi proses biologis seperti metabolisme glukosa, tekanan darah, dan peradangan - semuanya memiliki dampak pada penyakit kardiovaskular. "

Temuan ini dipresentasikan di Kongres ESC 2018 dan menyoroti fakta tentang bagaimana tidur lebih atau kurang dari enam hingga delapan jam per malam berbahaya bagi kesehatan.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan: