Riset: Makan di Piring Kecil Tak Bisa Menipu Otak untuk Makan Lebih Sedikit

TrubusLife
Thomas Aquinus
21 Nov 2019   19:30 WIB

Komentar
Riset: Makan di Piring Kecil Tak Bisa Menipu Otak untuk Makan Lebih Sedikit

Ilustrasi diet dengan pikiran. (Twitter)

Trubus.id -- Kita akan selalu menemukan beberapa trik pikiran dalam panduan penurunan berat badan; salah satu yang paling umum adalah 'makanlah di piring kecil dan Anda akan makan lebih sedikit'. Namun, jika kamu telah mengambil piring-piring kecil dan menyadari bahwa trik ini tidak cocok untukmu, toh kamu akan makan dengan porsi yang sama dengan sebelumnya. Sebuah penelitian terbaru telah membuktikan bahwa klaim ahli kebugaran dan diet ini salah.

Fenomena, yang disebut Delboeuf Illusion, adalah "ilusi optik yang menarik dari persepsi ukuran relatif". Dikatakan bahwa otak kita dapat menjadi bingung melihat ukuran objek, tergantung pada konteksnya.

Ide dasar di balik fenomena ini, berkenaan dengan diet, adalah bahwa dengan memilih piring yang lebih kecil, kita dapat menghabiskan isi yang dapat ditampung di piring itu. Dan begitu kita selesai, sebuah pesan dikirim ke otak bahwa kita telah makan dalam jumlah besar. Ini, kata para ahli, membuatmu merasa kenyang dengan lebih sedikit makanan. Namun, jika kita mengambil piring besar dan menumpuknya dengan makanan, kita akhirnya makan berlebihan.

Baca Lainnya : Kenali Asupanmu, Ini 4 Jenis Makanan Fungsional yang Wajib ada Dalam Rencana Diet

Sebuah studi tahun 2014 menetapkan bahwa karena ilusi, para peserta penelitian 'melebih-lebihkan' makanan di piring lebar daripada mereka dengan piring lebih kecil. Studi ini dipublikasikan dalam International Journal of Obesity. Studi lain menemukan bahwa orang dengan mangkuk sup besar menuangkan lebih banyak makanan daripada mereka yang memiliki mangkuk kecil.

Tetapi sebuah penelitian baru-baru ini mempertanyakan hubungan antara ilusi dan makanan. Mereka melakukan percobaan pada dua sampel orang: mereka yang makan satu jam sebelum percobaan dan mereka yang belum makan selama hampir tiga jam sebelum percobaan.

Baca Lainnya : Para Peneliti Ungkap, Diet Ketogenik Efektif Membantu Jinakkan Virus Flu

Mereka kemudian ditunjukkan pizza yang disajikan di nampan bersama dengan gambar hal-hal yang tidak bisa dimakan seperti lingkaran hitam di dalam lingkaran. Mereka kemudian diminta untuk membandingkan ukurannya. Orang-orang yang belum makan lama menebak ukurannya lebih akurat daripada mereka yang baru saja makan. Ini dengan jelas menunjukkan bahwa otak kita tidak bisa diakali dalam hal makanan.

Pada temuan penelitian, beberapa ahli gizi mengatakan bahwa penurunan berat badan jauh lebih kompleks daripada trik pikiran. Persepsi kita tentang makanan sangat penting dan itu mungkin alasan mengapa orang yang berdiet akhirnya makan lebih banyak dari yang mereka inginkan, karena mereka merasa dibatasi.

Menurut seorang ahli gizi, bala bantuan positif masih membantu menurunkan berat badan. Misalnya, alih-alih mengatakan 'kurangi' atau 'batasi diet Anda', orang harus mengatakan 'nikmati bagian ini' atau 'hargai ini'. Ketika bicara tentang merasa kenyang, keseimbangan nutrisi yang baik adalah yang paling penting.

Nah, bagaimana menurut Trubus Mania? [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Rambut Rontok Terus? Cermati Beberapa Penyebabnya

Health & Beauty   06 Des 2019 - 11:53 WIB
Bagikan:          

Peneliti Temukan Kaldu Sup Tradisional Rumahan Mampu Lawan Malaria?

Health & Beauty   06 Des 2019 - 07:42 WIB
Bagikan:          
Bagikan: