Aksi Penyelundupan Kucing Gemuknya Viral, Pria Ini Dihukum Maskapai Penerbangan

TrubusLife
Syahroni
16 Nov 2019   21:00 WIB

Komentar
Aksi Penyelundupan Kucing Gemuknya Viral, Pria Ini Dihukum Maskapai Penerbangan

Galin dan kucingnya yang kelebihan berat badan di dalam kabin pesawat. (CNN)

Trubus.id -- Jika berbicara masalah penyelundupan, yang ada dibenak kita pasti langsung mengarah ke narkoba, senjata dan barang selundupan lainnya. Namun yang terjadi belum lama ini, tidak mewakili itu semua. Yah, seorang pria ditangkap karena kedapatan menyelundupkan seekor kucing gemuk,

Adalah Mikhail Galin penyelundup itu. Ia tertangkap menyelundupkan kucing gemuknya saat menggunakan jasa penerbangan sebuah maskapai di Rusia. Dilansir dari CNN, Galin ditangkap karena membawa Viktor, kucing gemuk miliknya ke dalam kabin dengannya saat penerbangan dari Moskow ke Vladivostok di Timur Jauh Rusia.

Menurut aturan maskapai Aeroflot yang mereka tumpangi, hewan peliharaan dengan berat di bawah delapan kilogram diizinkan di kabin. Namun hewan yang lebih berat baru bisa melakukan perjalanan setelah mendapat tiket di dek bawah bersama barang bawaan penumpang lain.

Sementara itu diketahui Viktor si kucing saat ditimbang memiliki berat 10 kilogram pada saat check-in. Namun Galin tidak mau mengirim teman berbulunya itu ke bawah dek. Tetapi staf check-in Aeroflot tidak mau mengalah.

"Untuk semua upaya untuk menjelaskan bahwa kucing itu tidak akan bertahan di sana dalam penerbangan 8 jam dengan bagasi dan akan menghantui dia dalam mimpi-mimpi buruknya selama sisa hidupnya, dia (anggota staf Aeroflot) menjawab bahwa ada peraturan," tulis Galin dalam posting Facebooknya yang kemudian menjadi viral.

Dia lalu memutuskan untuk ketinggalan pesawat dan membuat rencana licik untuk memungkinkan Viktor bepergian dengan nyaman.

"Selanjutnya, keputusan strategis dibuat untuk menemukan kucing serupa dengan berat tubuh yang lebih ringan," tulisnya.

Galin mengatakan kepada CNN bahwa dia memasang posting Facebook dan meminta teman-temannya untuk membantu menemukan "mini-Viktor" di Moskow.
Setelah seorang kandidat yang cocok ditemukan, ia kembali ke bandara untuk mencoba lagi terbang ke Vladivostok.

"Operasi untuk menggantikan kucing gemuk Viktor dengan kucing miniatur Phoebe berhasil - timbangan menunjukkan norma yang dapat diterima, dan karyawan maskapai dengan ramah mengeluarkan boarding pass yang menginginkan penerbangan yang bahagia," tulisnya.

Setelah menempatkan Phoebe melalui penimbangan, Galin menukar dia dengan Viktor dan naik ke pesawat. Pasangan ini kemudian melakukan perjalanan tanpa insiden. Namun unggahannya yang jadi viral di Facebook yang akhirnya mendapat perhatian pihak maskapai.

Setelah 'penyelidikan resmi',  maskapai memblacklistnya dari semua penerbangan mereka.

"Informasi ini dikonfirmasi dengan merekam dari kamera pengintai video - selama prosedur inspeksi pra-penerbangan, penumpang mengeluarkan kucing berukuran besar yang terlihat seperti foto kucing yang dipostingnya," kata Aeroflot dalam sebuah pernyataan.

Reaksi maskapai itu menimbulkan kemarahan di media sosial Rusia, termasuk meme solidaritas yang diterjemahkan sebagai "Je Suis Fat Cat."

Itu bahkan mendorong tanggapan dari politisi Vladimir Burmatov, yang menghubungi kepala Aeroflot meminta maskapai itu mengembalikan mil Galin dan merevisi peraturannya tentang pengangkutan hewan, menurut kantor berita Rusia RIA-Novosti.

Namun, Galin mengambil pandangan santai dari hukumannya, mengatakan kepada CNN bahwa ia mengakui bahwa ia melanggar aturan, yang penting dan harus dihormati. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Kebiasaan Masyarakat Tiongkok Minum Air Panas, Apa Manfaatnya?

Health & Beauty   16 Des 2019 - 14:55 WIB
Bagikan:          

Berenang Secara Rutin Baik untuk Kesehatan Anjing

Pet & Animal   16 Des 2019 - 11:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: