Bagaimana Karbohidrat Membantumu Menurunkan Berat Badan?

TrubusLife
Syahroni
16 Nov 2019   11:00 WIB

Komentar
Bagaimana Karbohidrat Membantumu Menurunkan Berat Badan?

Ilustrasi. (GQ India)

Trubus.id -- Karbohidrat diketahui sebagai dosa dari diet zaman now. Banyak dari para ahli terkenal pun menganjurkan perlunya untuk membuang nutrisi ini jika ingin menurunkan berat badan dengan cepat. Dari memotong beras dan roti sepenuhnya, bahkan menghindari buah-buahan dengan kandungan karbohidrat, semua rute menuju penurunan berat badan telah dicoba dan diuji. Lalu, apakah karbohidrat benar-benar seburuk seperti yang digambarkan? Mungkin juga tidak, loh.

Perlu diketahui, karbohidrat adalah nutrisi penting bagi tubuh manusia. Idealnya, kita harus mengonsumsi 250-350 gram karbohidrat setiap hari. Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh dan menghindarinya sepenuhnya bukanlah pilihan yang bijak. Karbohidrat dipecah menjadi glukosa, yang merupakan rumah energi tubuh. Jika jumlah serat lebih sedikit di sumber karbohidrat, maka serat akan mudah dicerna. Jika kandungan serat lebih banyak, maka akan dicerna perlahan. Kecepatan pemecahan ini juga dikenal sebagai indeks glikemik (GI) dari makanan itu. GI tinggi dan GI rendah adalah istilah umum yang digunakan oleh penderita diabetes dan harus diingat jika kamu salah satunya dan ingin menurunkan berat badan.

Jika konsumsi karbohidrat yang tidak sehat adalah kebiasaanmu, kemungkinan kehilangan berat badan juga nol. Karbohidrat yang tidak sehat adalah gula rafinasi, tepung olahan dan produk-produknya (roti, pasta, dll) dan minuman yang menggunakan pemanis buatan. Inilah sebabnya kebanyakan ahli berbicara tentang diet rendah karbohidrat atau tidak sama sekali.

Berikut adalah tiga alasan utama mengapa karbohidrat cocok untuk menurunkan berat badan namun tidak boleh dijauhi sepenuhnya saat melakukan diet:

1. Membantu membakar lemak 

Karbohidrat mengandung enzim pembakaran lemak yang membantu dalam menghilangkan lemak perut. Jika karbohidrat dikonsumsi sebelum jam 7 malam, mereka tidak akan menyebabkan perut kembung atau besar. Ini juga berarti bahwa konsumsi karbohidrat mengurangi kemungkinan penyimpanan lemak.

2. Memuaskan rasa lapar

Ada dua jenis jam tubuh yang berfungsi: mental dan perut. Keduanya bekerja dalam koordinasi dan membantu kita mengendalikan tingkat kelaparan. Karena kita tumbuh dewasa makan nasi dan roti, kepuasan yang sama tidak akan datang dengan variabel makan yang sama. Ini juga sebabnya kita akhirnya tidak kehilangan berat badan dengan makan roti atau nasi 'rendah kalori'. Jika kita terus makan roti gandum atau nasi putih yang dimasak di rumah, tingkat kekenyangan akan selalu baik dan kamu tak akan makan makanan olahan yang tidak sehat.

3. Meningkatkan metabolisme 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pemecahan karbohidrat menyebabkan pembentukan energi. Masalah utama dalam penurunan berat badan adalah metabolisme. Ini karena orang yang kelebihan berat badan menderita tingkat metabolisme yang buruk. Karbohidrat meningkatkan metabolisme, yang mengarah pada penurunan lemak dan akhirnya, penurunan berat badan.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Jangan Sepele, Begini Caranya Agar Kita Tidak Kekurangan Vitamin C

Health & Beauty   14 Des 2019 - 23:51 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: