Ingin Menjaga Kadar Gula Darah? Coba Kurangi Konsumsi Daging

TrubusLife
Hernawan Nugroho
14 Nov 2019   13:30 WIB

Komentar
Ingin Menjaga Kadar Gula Darah? Coba Kurangi Konsumsi Daging

Mereka yang makan lebih banyak protein hewani dan lebih sedikit protein nabati memiliki risiko 35 persen lebih besar terkena diabetes (gettyimages)

Trubus.id -- Mengurangi daging bisa menjadi salah satu cara menjaga kadar gula darah semakin terbukti dengan adanya sebuah studi. Seperti yang diinformasikan HealthToday, studi ini berasal  dari para peneliti di Finlandia yang menganalisis pola makan lebih dari 2.300 pria, dengan usia yang berkisar antara 42 hingga 60 tahun. Pada awalnya, tidak ada peserta yang menderita diabetes tipe 2.

Setelah 19 tahun, para peneliti menemukan bahwa mereka yang makan lebih banyak protein hewani dan lebih sedikit protein nabati memiliki risiko 35 persen lebih besar terkena diabetes. Ini termasuk semua jenis daging merah yang diproses dan tidak diproses dan juga daging putih.

Tak hanya bentuk asli daging, bagian lain dari hewan, seperti jeroan ataupun lidah juga berkontribusi dalam pada diabetes yang terjadi. Studi ini menyimpulkan bahwa memilih protein nabati dan telur dapat membantu mencegah diabetes tipe 2.

Baca Lainnya : Alasan Kesehatan, Daging Olahan Mulai Dilarang di Sekolah-sekolah New York City

Penelitian terbaru dari Universitas Harvard menemukan bahwa orang yang makan satu porsi daging merah setiap hari memiliki risiko 19 persen lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 daripada mereka yang tidak. Sebagian kecil daging merah olahan, seperti hot dog atau dua potong daging, meningkatkan risiko diabetes sebesar 51 persen.

Studi ini menyimpulkan bahwa memilih biji-bijian utuh, kacang-kacangan, susu rendah lemak, ikan dan unggas daripada daging merah lebih baik dalam menjaga gula darah tetap stabil dan mengurangi risiko diabetes.

Mengapa daging bisa meningkatkan gula darah? Alasan pasti mengapa daging tidak terlalu direkomendasikan (terutama untuk daging merah dan daging olahan), belum diketahui secara pasti. Namun, para peneliti percaya ada tiga komponen utama yang meningkatkan risiko diabetes, yaitu:

  1. Sodium. Zat ini mampu meningkatkan tekanan darah yang dapat menyebabkan resistensi insulin.
  2. Nitrat dalam daging olahan dapat meningkatkan resistensi insulin dan merusak fungsi pankreas.
  3. Zat besi yang ditemukan dalam daging merah dapat menyebabkan kerusakan sel dan peradangan kronis.

Baca Lainnya : Inilah Sebabnya Makan Daging Merah Tingkatkan Risiko Kanker

Jika memiliki riwayat diabetes atau berisiko terkena, menghindari daging bisa menjadi salah satu cara menjaga kadar gula darah agar diabetes tetap terkendali. Perubahan sekecil apa pun dapat berarti. Cobalah untuk menguranginya sedikit demi sedikit. Anda juga dapat mengganti beberapa protein yang berasal dari daging ke protein nabati.

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Sehat dan Lepas Stres dengan Menanam Buah di Pekarangan

Health & Beauty   28 Agu 2020 - 10:08 WIB
Bagikan: