Amankah Mencerahkan Kulit Suntik Vitamin C ? Ini Penjelasan Medisnya

TrubusLife
Hernawan Nugroho
05 Nov 2019   14:30 WIB

Komentar
Amankah Mencerahkan Kulit Suntik Vitamin C ? Ini Penjelasan Medisnya

Saat ini perawatan kulit dengan suntikan vitamin C sudah lazim dilakukan (gettyimages)

Trubus.id -- Hampir semua wanita ingin punya wajah cerah merona. Tentu saja, beragam cara dilakukan untuk mencapai tujuan ini, salah satunya dengan suntik vitamin C. Sayangnya, banyak yang hanya ikut-ikutan cara ini tanpa tahu efektivitas dan keamanannya. Supaya tak salah langkah, saya akan mengulas hal-hal seputar suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit.

Lalu, benarkah suntik vitamin C bisa mencerahkan kulit?

Menurut laman The American Academy of Dermatology, pada dasarnya, di dalam kulit yang normal terdapat vitamin C dalam jumlah yang paling tinggi dibandingkan dengan organ dan sistem peredaran darah. Pada kulit, vitamin C berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang mampu merusak fungsi sel-sel kulit.

Baca Lainnya : Kebiasaan Buruk yang Memicu Penuaan Dini Kulit

Nah vitamin C sebenarnya tidak bisa secara langsung mencerahkan kulit. Vitamin C akan berinteraksi dengan ion tembaga dalam proses produksi melanin (pigmen warna gelap kulit). Interaksi inilah yang kemudian dapat menekan produksi melanin yang berlebihan, sehingga jumlah pigmen warna gelap tersebut berkurang. 

Namun vitamin C yang digunakan tentu saja tidak sembarangan. Suntik vitamin C yang paling baik dan bermanfaat yaitu dalam bentuk aktif yaitu L-Ascorbic Acid (LAA). LAA yang disuntikkan akan diserap lebih maksimal dibandingkan dengan yang diminum langsung. Pasalnya saat LAA diminum, penyerapannya di usus dibatasi sehingga hanya sedikit kandungan vitamin C aktif yang masuk dalam peredaran darah dan sampai ke kulit.

(foto: health)

Jadi, apakah suntik vitamin C memberikan efek permanen?

Satu hal yang perlu diingat bahwa hasil suntik vitamin C tidaklah permanen. Ini karena sifat vitamin C itu sendiri yang sangat tidak stabil dan mudah rusak. Oleh karena itu, suntik vitamin C hanya digunakan sebagai perawatan tambahan untuk mencerahkan kulit, bukan yang utama.

Namun hingga saat ini, tidak ada satupun jurnal yang merekomendasikan dosis dan durasi suntik vitamin C yang aman untuk mencerahkan kulit. Memang ada banyak sekali laporan anekdotal atau pengamatan langsung yang menyatakan bahwa dosis vitamin C antara 1 gram sampai 10 gram bisa bantu mencerahkan kulit. 

Sayangnya, tidak ada satu pun bukti ilmiah yang bisa dijadikan acuan untuk menentukan dosis dan durasi suntik vitamin C. Terlalu sering melakukan suntik vitamin C juga tidak baik karena bisa mengganggu fungsi ginjal. Lama kelamaan batu ginjal malah bisa terbentuk.

Selain itu, ketika jumlahnya berlebihan, vitamin C tidak bisa disimpan oleh tubuh dan akan dibuang melalui urine. Hal ini membuat Anda tak perlu lagi mengonsumsi vitamin C saat rutin melakukan suntik. Oleh karenanya, melakukan suntik vitamin C harus dengan rekomendasi dan dalam pengawasan dokter.Jangan pernah membeli vitamin C sendiri lalu meminta tolong orang lain yang bukan dokter untuk menyuntikkannya.

(foto: shutterstock)

Siapa saja yang boleh dan tidak boleh melakukan suntik vitamin C?

Sebenarnya semua orang di semua usia boleh-boleh saja melakukan suntik vitamin C. Syaratnya satu, Anda memiliki fungsi ginjal yang baik dan dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium. Jika fungsi ginjal terganggu, suntik vitamin C justru bisa menimbulkan kerusakan ginjal yang tak akan terlihat secara kasat mata. Kerusakan di fase awal hanya bisa dilihat dari hasil pemeriksaan laboratorium.

Baca Lainnya : Mitos tentang Kulit yang Tak Perlu Dipercaya

Oleh karena itu, memeriksa fungsi ginjal jadi hal penting yang wajib dilakukan. Saran saya, jangan pernah memutuskan suntik vitamin C untuk mencerahkan kulit jika kita tidak tahu kondisi ginjal sendiri. Selain itu, pengawasan secara berkala terhadap fungsi ginjal juga perlu dilakukan selama melakukan suntik vitamin C. Misal, jika suntik dilakukan tiap minggu, minimal 4 minggu sekali Anda harus cek laboratorium untuk mengecek fungsi ginjal.

Akan tetapi kembali lagi, suntik vitamin C bukan pilihan utama untuk mencerahkan kulit. Dibandingkan dengan suntik, krim oles yang mengandung vitamin C jauh lebih aman bagi ginjal dan kulit.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: