Garam Laut dan Garam Himalaya, Mana yang Lebih Sehat? 

TrubusLife
Syahroni
19 Okt 2019   22:00 WIB

Komentar
Garam Laut dan Garam Himalaya, Mana yang Lebih Sehat? 

Garam Himalaya. (Hello Sehat)

Trubus.id -- Meski banyak dihindari atau dikurangi konsumsinya oleh banyak orang karena kemungkinan hipertensi, namun garam merupakan sumber natrium yang penting bagi tubuh. Bumbu dapur satu ini bukan hanya sekadar penambah rasa, melainkan juga diperlukan untuk melengkapi nutrisi. 

Kita harus lebih jeli dalam memilih jenis garam yang baik untuk dikonsumsi, karena seperti bahan makanan lain, saat ini garam juga telah banyak diproses sedemikian rupa sehingga kehilangan manfaatnya. Tak hanya manfaatnya yang berkurang, bahan-bahan tambahannya juga dapat merugikan dalam jangka panjang. 

Jika diperhatikan, garam yang banyak dijual di pasaran mayoritas berwarna putih cerah karena telah melalui proses pemutihan. Tak jarang juga garam dapur (table salt) juga menggunakan berbagai zat kimia seperti aluminium sebagai anti-caking agent (antikempal).

Selain garam laut, di pasaran kini juga tersedia garam himalaya yang digadang-gadang lebih sehat. Lalu apa bedanya dan mana yang lebih baik? Berikut ulasannya sepperti dirangkum dari Paprika Living. 

Garam Laut

Berasal dari air laut yang telah mengalami penguapan dan menghasilkan kristal-kristal putih, garam laut juga mengalami proses pemurnian, sehingga menurut beberapa ahli kesehatan, kandungan natrium kloridanya tertinggal. 

Meski namanya garam laut, namun ternyata tak selamanya proses pembuatan garam laut dilakukan di laut, loh, melainkan bisa juga di danau air asin. Garam laut mengandung banyak mineral, namun perlu juga diketahui sumbernya, karena kita tentu tidak menginginkan garam yang berasal dari kondisi laut yang tercemar.

Garam Himalaya 

Kini banyak orang yang lebih suka memakai garam himalaya (Himalayan salt) karena dirasa lebih alami dan aman untuk tubuh. Berbeda dengan garam laut, garam Himalaya tidak mengalami proses pemurnian sehingga kandungan mineralnya masih terjaga.

Garam himalaya ini konon dinilai menjadi salah satu garam paling murni diantara garam lainnya di dunia, karena terkubur selama ribuan tahun di bawah lapisan lava, es, salju, jauh dari polusi.

Seperti namanya, garam Himalaya berasal dari tambang garam 5.000 kaki di bawah pegunungan Himalaya. Warna merah muda yang terlihat dikarenakan  kandungan natrium klorida alami yang tinggi. Natrium klorida penting untuk kesehatan kita antara lain menjaga jumlah cairan tubuh, senyawa antioksidan alami, menyeimbangkan pH tubuh, menjaga kesehatan jantung, hingga menyeimbangkan gula darah. 

Nah, meski komposisinya sama-sama natrium klorida, namun garam himalaya lebih banyak mengandung mineral dibandingkan garam laut biasa. Tercatat ada 84 mineral yang terkandung dalam Himalayan salt, yang lebih banyak dibandingkan garam dapur yang banyak kehilangan kandungan mineralnya saat pemrosesan.

Jadi, sudah tahu kan harus pilih yang mana? 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Ilmuan Ungkap Resep Rahasia Alam Dalam Pembentukan Daun Tanaman

Plant & Nature   22 Nov 2019 - 15:13 WIB
Bagikan: