Bagaimana Cara Kerang Membantu Bersihkan Sungai yang Tercemar?

TrubusLife
Syahroni
19 Okt 2019   18:00 WIB

Komentar
Bagaimana Cara Kerang Membantu Bersihkan Sungai yang Tercemar?

Skema kerja kerang bergaris bekerja membersihkan air di lingkungan perkotaan. (American Chemical Society)

Trubus.id -- Para ilmuwan dan aktivis sama-sama telah mencari solusi untuk masalah polusi nutrisi air. Sekarang satu kelompok melaporkan dalam Ilmu Lingkungan & Teknologi bahwa kerang bergaris adalah untuk tantangan pembersihan.

Ketika berbicara tentang nutrisi, seperti nitrogen dan fosfor, terlalu banyak hal baik bisa menjadi buruk. Nutrisi ini berakhir di sungai dan sungai sebagai hasil dari aktivitas manusia dan dapat menyebabkan ganggang mekar, hilangnya lamun dan kadar oksigen rendah, yang dapat menyebabkan sejumlah besar ikan dan organisme lain mati.

Banyak penelitian telah meneliti bagaimana mencegah limpasan ini, tetapi tidak banyak perhatian telah diberikan untuk menghilangkan nutrisi dari air. Beberapa lembaga telah memulai program untuk melakukan ini, dan mereka menggunakan kerang untuk menyaring zat yang tidak diinginkan.

Geukensia demissa, yang dikenal sebagai kerang bergaris, adalah salah satu jenis kerang yang diusulkan untuk program ini. Kerang ini hidup di berbagai habitat dan dapat menyaring bakteri, mikroalga, dan detritus yang mengandung nutrisi dan kontaminan. Selain itu, kerang ini tidak untuk dijual di pasar komersial, jadi kerang ini tidak dikonsumsi secara langsung oleh manusia.

Untuk melihat apakah G. demissa dapat membersihkan air kotor di lingkungan perkotaan, Julie Rose, Eve Galimany dan rekannya melakukan percobaan percobaan.

Tim tersebut melengkapi dan menggunakan rakit yang penuh dengan kerang berusuk lokal pada akhir Juni 2011 di sebuah muara di lingkungan industri dekat New York City. Rakit adalah platform terapung dengan balok dan tali bawah air yang dilampirkan kerang. Musim semi berikutnya, para peneliti memanen rakit dan mempelajari kerang.

Secara keseluruhan, kerang itu sehat, dan jaringannya memiliki jumlah isotop nitrogen lokal yang tinggi, menunjukkan bahwa mereka mengeluarkan nitrogen dari air. Berdasarkan penelitian mereka, kelompok itu memperkirakan bahwa rakit yang diisi penuh akan membersihkan rata-rata 3 juta galon air dan menghilangkan sekitar 350 pon partikel, seperti debu dan jelaga, setiap hari. Selain itu, mereka juga menentukan bahwa 138 pon nitrogen berpotensi dihilangkan ketika hewan dipanen. [RN]
 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Kiprah 3 Srikandi Berkarya Bagi Negeri di Masa Pandemi

Selebrity   07 Agu 2020 - 14:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: