Alasan Kesehatan, Daging Olahan Mulai Dilarang di Sekolah-sekolah New York City

TrubusLife
Ayu Erning Setyowati | Followers 0
11 Okt 2019   11:00

Komentar
Alasan Kesehatan, Daging Olahan Mulai Dilarang di Sekolah-sekolah New York City

Ilustrasi makan siang dengan daging olahan (NPR)

Trubus.id -- Dalam upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di kota Big Apple, semua daging olahan tidak akan lagi ditawarkan di sekolah umum kota New York dan kafetaria universitas negeri. Itu berarti tidak ada pepperoni, bacon, daging deli dingin, sosis, atau hot dog untuk makan siang.

Larangan baru ini mengikuti langkah uji coba “Meatless Monday” yang sukses di semua sekolah kota. Pembuat kebijakan dan pejabat pendidikan mengatakan keputusan untuk mengadopsi Resolusi 238 adalah berkat bukti ilmiah yang menghubungkan penyakit dan penyakit lain dengan daging merah dan olahan. Langkah ini membuka jalan bagi pilihan makanan yang lebih sehat, meminimalkan risiko kesehatan yang terkait.

Selama bertahun-tahun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa daging olahan bersifat karsinogenik, meningkatkan kemungkinan obesitas dan pra-diabetes pada anak-anak dan remaja dan meningkatkan faktor risiko yang terkait dengan penyakit jantung, penyakit kardiovaskular, dan tingkat kanker kolorektal di antara orang dewasa muda. Tetapi kondisi ini, kata para peneliti, dapat dicegah melalui perubahan pola makan dan gaya hidup.

Baca Lainnya : Manfaat Daging Bebek Serta Kandungan Gizinya

Demikian pula, National Cancer Institute mengumumkan bahwa orang muda saat ini menunjukkan risiko kanker kolorektal dua kali lipat, jika dibandingkan dengan tahun 1950-an. Mengapa? Sedihnya, remaja masa kini memiliki diet rendah serat dan tinggi daging olahan, diperburuk oleh gaya hidup yang kurang dalam aktivitas fisik. Yang lebih mengkhawatirkan, penelitian menunjukkan hanya satu hot dog atau dua strip bacon per hari meningkatkan risiko kanker kolorektal sebesar 18 persen.

“Kita tidak bisa terus memberi makan anak-anak kita zat yang terbukti secara ilmiah meningkatkan kanker di kemudian hari,” kata presiden wilayah Brooklyn Eric Adams. “Nugget ayam dan burger berada dalam kelas zat yang sama dengan rokok. Kami tahu bahwa kami tidak akan pernah memberi anak-anak kami rokok untuk dihisap, jadi sama sekali tidak ada alasan mengapa kami harus terus meracuni kesehatan anak-anak kami dengan makanan olahan."

Baca Lainnya : Ingin Dapat Manfaat Sehat Tomat, Jangan Konsumsi Berbarengan dengan Daging

Academy of Nutrition and Dietetics menegaskan bahwa mereka yang mengikuti diet nabati menunjukkan tingkat komplikasi kesehatan yang lebih rendah daripada rekan-rekan omnivora mereka. Dengan kata lain, membatasi konsumsi daging yang tidak sehat dan membuang daging olahan dari menu sekolah adalah perubahan positif bagi kesehatan siswa. Dengan menawarkan lebih banyak makanan bergizi di kampus dan sekolah umum, mulai dari prasekolah hingga universitas, semua siswa NYC dapat diberi makan lebih baik, kemungkinan meningkatkan kinerja akademik dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Pada bulan September 2018, Distrik Sekolah Bersatu Santa Barbara (SBUSD) menjadi distrik sekolah pertama di negara ini yang menghapus daging olahan dari semua jalur makan siang sekolah.

Larangan baru-baru ini di daerah metropolitan yang sedemikian besar menunjukkan bahwa langkah menuju penyediaan alternatif nabati untuk makanan sekolah yang lebih bergizi semakin mendapat momentum.  [Ayu/NN]

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 11 Okt 2019 - 12:29

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          

Diet Detoks Hanya dengan Minum Jus Buah, Amankah?

Hernawan Nugroho   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan: