Pemutih Rumah Tangga Dapat Menonaktifkan Penyakit CWD Pada Rusa yang Bisa Menulari Manusia

TrubusLife
Syahroni
08 Okt 2019   22:00 WIB

Komentar
Pemutih Rumah Tangga Dapat Menonaktifkan Penyakit CWD Pada Rusa yang Bisa Menulari Manusia

Pemutih rumah tangga bisa menonaktifkan prion CWD pada rusa buruan yang bisa menular pada manusia. (Istimewa)

Trubus.id -- Penyakit kronis prima atau Cronic Wasting Disease (CWD) dapat dinonaktifkan dengan cara direndam selama 5 menit dalam larutan berisi 40% pemutih rumah tangga, menurut sebuah studi baru yang dilakukan para ilmuwan dari National Institutes of Health. 

Para ilmuwan menggunakan kabel baja untuk memodelkan pisau dan gergaji yang digunakan oleh pemburu dan pengolah daging ketika menjagal rusa buruan mereka— yang semuanya rentan terhadap CWD. 

Penelitian ini sendiri dilakukan di Rocky Mountain Laboratories (RML) di Hamilton, Mont. RML adalah komponen dari Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular NIH. Temuan ini sendiri telah diterbitkan dalam jurnal akses terbuka PLOS One.

CWD merupakan penyakit prion yang merusak otak dan fatal pada rahim, anggota keluarga rusa. Sampai saat ini, CWD belum pernah ditemukan pada manusia. Namun, penyakit prion lainnya dapat mempengaruhi orang. Oleh karena itu para ilmuwan, manajer satwa liar dan lembaga kesehatan masyarakat telah menyarankan penanganan jaringan rahim CWD dengan hati-hati. 

CWD menyebar di Amerika Utara, meningkatkan potensi paparan pada manusia. Penyakit ini telah ditemukan di cervids di 26 negara bagian dan tiga provinsi Kanada, serta di Norwegia, Finlandia dan Korea Selatan. Tidak semua hewan yang terinfeksi CWD akan menunjukkan tanda-tanda penyakit, tetapi mereka yang tampak lemah dan kurus.

Prion infeksius - jenis protein yang ditemukan pada mamalia yang ketika salah lipatan dapat menyebabkan penyakit - sangat sulit untuk dinonaktifkan, yang membuat para ilmuwan mencari metode dekontaminasi CWD yang praktis dan murah. Pemutih rumah tangga telah terbukti sebagai dekontaminasi terhadap jenis prion lainnya tetapi tidak pernah diuji terhadap CWD.

Prion CWD mudah menempel pada stainless steel dan dapat mencemari pisau, gergaji dan peralatan lainnya. Untuk pemburu dan orang lain yang ingin berhati-hati ketika menangani hewan yang berpotensi terinfeksi CWD, kemampuan untuk mendekontaminasi peralatan adalah salah satu pendekatan untuk mengurangi potensi paparan.

Para peneliti bekerja dengan otak yang terinfeksi CWD dari rusa ekor putih dan rusa bagal. Mereka menguji berbagai konsentrasi pemutih dan waktu rendam untuk menentukan kombinasi yang paling efektif untuk menghilangkan benih prion. 
Khususnya, penelitian ini gagal menemukan metode yang efektif untuk mendekontaminasi jaringan padat yang terinfeksi CWD. Potongan otak yang terinfeksi CWD mempertahankan aktivitas prion bahkan setelah 30 menit berendam dalam 100% pemutih. Peneliti mencatat bahwa pemutih gagal menembus jaringan dan harus digunakan hanya sebagai dekontaminasi permukaan.

Para ilmuwan berharap bahwa lembaga kesehatan masyarakat dan margasatwa akan mempertimbangkan studi ini ketika membuat rekomendasi formal untuk dekontaminasi primadona CWD. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: