Studi: Mikroplastik Sebabkan Kematian Sel 3 Kali Lebih Cepat

TrubusLife
Thomas Aquinus
08 Okt 2019   14:00 WIB

Komentar
Studi: Mikroplastik Sebabkan Kematian Sel 3 Kali Lebih Cepat

Ilustrasi mikroplastik (AVADA Environmental)

Trubus.id -- Para peneliti dari University Medical Center (UMC) Utrecht baru-baru ini mengumumkan bahwa sel yang terpapar mikroplastik mengalami kematian sel tiga kali lebih cepat daripada yang tidak. Dengan polusi mikroplastik di mana-mana, temuan ini berarti sangat serius.

Ilmuwan UMC Utrecht mempresentasikan penelitian mereka di KTT Kesehatan Plastik di Amsterdam pada hari Kamis, memperingatkan bahwa sel-sel kekebalan yang menyerang mikroplastik tiga kali lebih besar kemungkinannya untuk rusak dan tidak dapat diperbaiki, akibatnya memicu respons peradangan segera. Tingkat kematian sel ini melebihi perilaku sel imun normal, seperti menelan bakteri atau benda asing.

"Hasil ini menimbulkan pertanyaan serius tentang apa yang dilakukan mikroplastik terhadap kesehatan kekebalan tubuh kita. Diperlukan penelitian lebih lanjut yang mendesak untuk melukiskan gambaran setinggi mungkin," jelas Nienke Vrisekoop, asisten profesor imunologi kuantitatif di UMC Utrecht dan penulis utama penelitian ini. 

Baca Lainnya : WHO: Mikroplastik di Air Minum Tak Menimbulkan Risiko Kesehatan yang Besar

Istilah mikroplastik terus merambah ke literatur kontemporer. Plastik tidak mudah terurai, melainkan pecah menjadi potongan-potongan yang semakin kecil, atau mikroplastik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan ukuran mikroplastik dengan panjang kurang dari lima milimeter, membuat banyak dari mereka tidak terlihat oleh mata telanjang.

Sebagai bidang studi yang sedang berkembang, baru-baru ini mikroplastik menjadi subjek penelitian, didorong oleh keberadaan mereka sebagai polutan. Mereka mencemari lautan dan mengancam kehidupan akuatik. Mereka juga cukup kecil untuk melewati sistem penyaringan air dan menemukan jalan mereka ke air minum. Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa ketika seseorang mengonsumsi mikroplastik, partikel-partikelnya cukup kecil untuk masuk melalui dinding usus dan akhirnya sistem peredaran darah.

Baca Lainnya : Meningkat, Jumlah Mikroplastik yang Dikonsumsi Manusia Sudah Mengkhawatirkan

"Dampak yang ditunjukkan, sepanjang siklus hidup plastik, melukiskan gambaran yang sangat beracun: plastik mengancam kesehatan manusia dalam skala global," kata David Azoulay, direktur program Kesehatan Lingkungan di Pusat Hukum Lingkungan Internasional. "Saat ini bisnis di seluruh dunia mengambil tanggung jawab atas plastik yang mereka hasilkan." [Ayu/NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Begini Cara Tepat Hindari Kontaminasi Bakteri Pada Tanaman Tomat

Plant & Nature   19 Okt 2020 - 18:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: