6 Gajah Mati Terjatuh dari Jurang Saat Membantu Selamatkan Seekor Bayi Kawanannya

TrubusLife
Syahroni
07 Okt 2019   23:00 WIB

Komentar
6 Gajah Mati Terjatuh dari Jurang Saat Membantu Selamatkan Seekor Bayi Kawanannya

Pihak berwenang Thailand percaya kawanan itu jatuh setelah mencoba membantu bayi gajah. (Doc/ Thailand DNP)

Trubus.id -- Para pejabat berusaha mengambil mayat enam gajah yang jatuh ke dalam jurang saat berusaha menyelamatkan satu sama lainnya dari air terjun di Thailand. Pemerintah menyebut, bangkai gajah yang mati itu harus segera dievakuasi untuk meminimalisir kontaminasi air.

Petugas Taman Nasional Khao Yai telah memasang jaring di hilir guna mencegah bangkai mereka terseret arus hingga mencapai bendungan besar. Gajah-gajah nahas itu sendiri sebelumnya dilaporkan mati setelah setelah jatuh dari air terjun terkenal yang dikenal dengan nama Haew Narok (Hell's Fall).

Departemen Taman Nasional, Pelestarian Satwa dan Konservasi Tanaman (DNP) Thailand mengatakan, para pejabat dipanggil ke tempat kejadian pada Sabtu pukul 03:00 waktu setempat (20:00 GMT pada hari Jumat) ketika sekelompok gajah terlihat menghalangi jalan di dekat air terjun. Tiga jam kemudian, mayat gajah berusia tiga tahun terlihat di dekat pangkalan Haew Narok, dan lima lainnya ditemukan di dekatnya.

Baca Lainnya : Tujuh Gajah Diyakini Mati Diracun Penduduk yang Marah di Sri Lanka

Dua gajah yang masih hidup ditemukan sedang berjuang di atas batu. Seorang pejabat taman mengatakan kepada BBC pada hari Senin (7/10) bahwa petugas telah memantau jejak mereka dan yakin mereka aman. Tetapi para ahli telah memperingatkan bahwa kelangsungan hidup jangka panjang mereka mungkin sulit karena gajah bergantung pada kawanan besar untuk perlindungan dan menemukan makanan.

"Misi berikutnya adalah bagaimana mengambil bangkai dari sungai. Enam dari mereka masih di sungai dan arus sekarang sangat kuat. Kami menggunakan tali di seberang sungai dan ada banyak orang yang bersama-sama mengambil bangkai." kata pejabat itu dilansir dari BBC.

Edwin Wiek, pendiri Wildlife Friends Foundation Thailand, mengatakan kepada BBC bahwa tim penyelamat berharap untuk membawa bangkai gajah-gajah ini ke daerah di mana mereka dapat mengangkatnya dengan backhoe dan menguburnya di sana.

Baca Lainnya : Uni Eropa Diminta Lebih Memperketat Regulasi Perdagangan Gading Gajah

"Tubuh yang membusuk akan terlalu bau dan penyebaran penyakit menjadi perhatian," tambahnya.

Insiden hari Sabtu bukanlah yang pertama di Haew Narok. Kawanan delapan gajah mati setelah jatuh dari air terjun pada tahun 1992, dalam kasus yang membawa perhatian nasional. Pejabat sekarang berusaha untuk mencegah insiden lebih lanjut terjadi di masa depan.

Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Varawut Silpa-archa telah memerintahkan pembangunan barikade untuk menghentikan hewan agar tidak jatuh ke air terjun dan menyerukan agar bank makanan didirikan di sekitar taman dalam upaya mencegah kelangkaan makanan yang dapat menyebabkan hewan mendekati titik-titik berbahaya, menurut Bangkok Post. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Serangan Migrain Sebelah Kiri Kepala, Apa Artinya, Ya?

Health & Beauty   12 Des 2019 - 12:16 WIB
Bagikan:          

Lautan Telah Kehilangan Oksigen Pada Tingkat Yang Mengkhawatirkan

Plant & Nature   12 Des 2019 - 15:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan: