Gigi Tanggal Tanpa Sebab? Awas, Penyakit Jantung Bisa Menyerang Anda

TrubusLife
Syahroni
03 Okt 2019   17:00 WIB

Komentar
Gigi Tanggal Tanpa Sebab? Awas, Penyakit Jantung Bisa Menyerang Anda

Ilustrasi. (Istimewa)

Trubus.id -- Orang dewasa yang kehilangan gigi karena alasan nontraumatic mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular menurut presentasi di American College of Cardiology Middle East Conference 2019 bersama dengan Kongres Masyarakat Jantung Cardiac Emirates ke-10. Konferensi ini berlangsung 3-5 Oktober di Dubai, Uni Emirat Arab.

Penyakit kardiovaskular adalah penyebab nomor 1 kematian pria dan wanita di Amerika Serikat, dan studi sebelumnya telah mengaitkan penyakit kardiovaskular dengan penyakit mulut. Penyakit mulut adalah penyakit radang yang sering menyebabkan kehilangan gigi karena kerusakan jaringan periodontal.

Baca Lainnya : Anak yang Alami Infeksi Gigi Berisiko Terserang Penyakit Jantung dan Strok Saat Dewasa

Hubungan sebab akibat antara penyakit mulut dan penyakit kardiovaskular tidak diketahui dengan baik, sehingga para peneliti dalam penelitian ini melakukan analisis sekunder dari Sistem Pengawasan Faktor Risiko Perilaku 2014 yang mengamati kehilangan gigi yang bukan disebabkan oleh trauma, serta penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung, angina dan atau stroke.

Studi ini melibatkan 316.588 peserta dari Amerika Serikat dan wilayah antara usia 40-79. Secara keseluruhan 8 persen mengalami edentulous (tidak memiliki gigi) dan 13 persen memiliki penyakit kardiovaskular. 

Persentase orang yang memiliki penyakit kardiovaskular dan edentulous adalah 28 persen, dibandingkan dengan hanya 7 persen yang memiliki penyakit kardiovaskular tetapi tidak memiliki gigi yang hilang.

Baca Lainnya : Kala Darurat, Ini 7 Obat Rumahan untuk Usir Sakit Gigi

Selain partisipan edentulous, mereka yang melaporkan kehilangan satu sampai lima gigi atau enam atau lebih, tetapi tidak semua, gigi yang hilang juga lebih mungkin mengembangkan penyakit kardiovaskular, bahkan setelah menyesuaikan dengan faktor-faktor lain seperti indeks massa tubuh, usia, ras, konsumsi alkohol, merokok, diabetes dan kunjungan gigi.

"Hasil kami mendukung bahwa ada hubungan antara kesehatan gigi dan kesehatan kardiovaskular," kata Hamad Mohammed Qabha, MBBS, penulis utama studi ini dan Kepala Magang Medis dan Bedah di Universitas Islam Imam Muhammad Ibn Saud seperti dilansir phsy.org. 

"Jika gigi seseorang rontok, mungkin ada masalah kesehatan lain yang mendasarinya. Dokter harus merekomendasikan bahwa orang dalam kelompok usia ini menerima perawatan kesehatan mulut yang memadai untuk mencegah penyakit yang menyebabkan kehilangan gigi di tempat pertama dan berpotensi sebagai cara lain untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular di masa depan." terangnya lagi. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Kiprah 3 Srikandi Berkarya Bagi Negeri di Masa Pandemi

Selebrity   07 Agu 2020 - 14:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: