Hal-Hal Sederhana Ini Membuat Usia Anjing Lebih Panjang

TrubusLife
Hernawan Nugroho
02 Okt 2019   22:00 WIB

Komentar
Hal-Hal Sederhana Ini Membuat Usia Anjing Lebih Panjang

Memiliki hewan peliharaan yang panjang umur adalah sebuah kebanggan bagi pemiliknya (westvet)

Trubus.id -- Agar anjing Trubus Mania bisa mencapai tahapan usia yang panjang, kuncinya ada pada cara merawat anjing yang tepat. Ternyata ada beberapa hal sederhana yang berpengaruh banget terhadap kesehatan jangka panjang kesayangan. Ini dia beberapa hal sederhana yang berpengaruh sekali terhadap kesehatan jangka panjang mereka, menurut laman WestVet.

1. Vaksinasi

Kenapa vaksin penting untuk anjing? Kenapa tidak boleh menunda waktu vaksin?  Vaksinasi penting dilakukan untuk mencegah infeksi penyakit mematikan seperti rabies, parvo, dan distemper. Vaksinasi juga menstimulasi sistem imun tubuh untuk membentuk antibodi terhadap agen infeksius tertentu sebelum hewan terpapar agen infeksius tersebut. Ketika anjing sudah terlindungi dari penyakit berbahaya seperti disebutkan di atas, maka dia akan berpotensi mendapatkan usia hidup yang lebih panjang. Mengenai jadwal vaksin, pemilik bisa memodifikasi tergantung pada kondisi hewan dan lingkungan tempat tinggal, rutinlah berkonsultasi dengan dokter hewan.

Baca Lainnya : Jangan Remehkan Serangan Kutu pada Anjing

2. Pemeriksaan berkala

Penting sekali membawa anjing ke dokter hewan secara rutin. Hal ini untuk melakukan pemeriksaan fisik lebih lengkap seperti frekuensi dan suara jantung, frekuensi dan suara paru-paru, suhu tubuh, kesehatan mulut dan gigi, kesehatan kulit dan rambut, kondisi telinga, penuh/tidaknya anal gland, dan kesehatan sendi dan limfonodus.

Untuk anjing dewasa perlu dibawa ke dokter hewan minimal satu kali pertahun. Pemeriksaan ini dapat dilakukan bersamaan dengan vaksinasi tahunan. Untuk anjing senior (usia 7 atau 8 tahun ke atas) juga perlu dibawa ke dokter hewan minimal satu kali pertahun untuk vaksinasi dan pemeriksaan fisik lengkap.

Selain pemeriksaan fisik, screening biokimia darah dasar juga penting dilakukan minimal satu kali pertahun. Tujuannya untuk melihat fungsi hati, ginjal, dan kadar gula darah. Tujuan dari screening tahunan ini adalah untuk mendeteksi dini munculnya penyakit geriatrik seperti gangguan ginjal, gangguan hati, dan diabetes.

3. Amati gejala penyakit pada anjing

Sebagai pemilik anjing, pemilik pasti paling mengerti gerak-gerik dan kebiasaan hewan kamu. Dengan demikian, Pemilik anjing adalah orang pertama yang bisa mengamati apabila hewan menunjukkan ketidaknyamanan atau rasa sakit. Gejala yang perlu diamati meliputi berkurangnya nafsu makan, lemas, muntah, diare, urinasi berlebih (atau berkurang), batuk, eksudat dari mata/telinga/hidung, gatal-gatal/kemerahan/pitak pada kulit, kaku pada saat berjalan, kaki tidak menumpu, dan sebagainya. Semakin cepat mengetahui gejala ini, berarti anjing semakin cepat tertolong dari penyakit anjing yang akan menyerangnya.

(foto: westvet)

4. Kontrol parasit

Parasit terdiri atas ektoparasit (berada di luar tubuh hewan) dan endoparasit (berada di dalam tubuh hewan). Contoh dari parasit antara lain adalah cacing, tungau, caplak, dan kutu. Cegah infeksi parasit dengan memberikan obat yang sesuai dengan kebutuhan (obat cacing, obat kutu/caplak/pinjal) agar anjing mendapatkan usia lebih panjang.

Baca Lainnya : Jenis Tempat Wisata yang Bisa Dikunjungi Bareng Anjing dan Kucing

5. Jaga berat badan ideal

Banyak orang percaya bahwa anjing yang lucu adalah anjing yang gemuk. Faktanya, anjing yang sehat adalah anjing yang memiliki berat badan dan skor tubuh yang ideal. Diskusikan dengan dokter hewan langkah-langkah apa yang dapat diambil untuk menjaga agar berat badan anjing tetap ideal.

6. Sterilisasi

Semua anjing sebaiknya dikebiri (dioperasi agar tidak bisa punya anak) kecuali anjing tersebut akan dikembangbiakkan. Anjing betina sebaiknya dikebiri pada usia 6 bulan, atau sebelum siklus pertamanya. Anjing jantan bisa dikebiri pada usia 5 – 10 bulan. Prosedur ini bertujuan untuk mencegah lahirnya anak-anak anjing yang tidak diinginkan dan mencegah masalah medis serius di masa yang akan datang. Beberapa masalah medis yang dapat dicegah dengan kebiri antara lain masalah prostat (jantan), kanker testis (jantan), infeksi uterus (betina), dan kanker payudara (betina).

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: