Bubuk Kopi Daur Ulang Tawarkan Alternatif Pewarna Pakaian Ramah Lingkungan

TrubusLife
Thomas Aquinus
01 Okt 2019   07:00 WIB

Komentar
Bubuk Kopi Daur Ulang Tawarkan Alternatif Pewarna Pakaian Ramah Lingkungan

Ilustrasi bubuk kopi (Willow & Everett)

Trubus.id -- Para ilmuwan dari Iowa State University (ISU) baru-baru ini meluncurkan alternatif alami untuk pigmen pakaian sintetis. Alternatif alami ini bersumber dari bubuk kopi yang diseduh, loh.

Tim peneliti, yang dipelopori oleh Asisten Profesor ISU, Chunhui Xiang, dan mahasiswa pascasarjana, Changhyun "Lyon" Nam, menemukan alternatif yang mungkin melalui bubuk kopi yang telah diolah kembali. Alih-alih menambah kepadatan TPA dan limbah sekali pakai, ampas kopi yang diseduh malah bisa diubah menjadi sumber daya bernilai tinggi lainnya.

Bubuk kopi yang diseduh layak diolah karena 100 juta orang Amerika minum kopi setiap hari, yang berarti ada persediaan kopi yang cukup untuk dapat didaur ulang dan dialihkan dari tempat pembuangan sampah. Nuansa cokelat dapat diekstraksi dari bubuk kopi, kemudian diikat ke berbagai tekstil dan kain.

Baca Lainnya : Bingkai Kacamata Ramah Lingkungan, Terbuat dari Ampas Kopi

Tentu saja, masih ada dilema dalam hal memudar dan replikasi warna yang konsisten. Sementara penggunaan fiksatif pigmen membantu mengikat warna pada kain dan mengurangi pudar, menghasilkan warna yang konsisten yang dapat mencocokkan contoh terbukti lebih kompleks. Diperlukan lebih banyak penelitian sebelum ampas kopi daur ulang siap untuk produksi massal pigmen warna.

“Satu kelemahannya adalah sulit untuk mengukur jumlah yang dibutuhkan untuk mendapatkan warna yang sama,” jelas Xiang. "Mungkin ada perbedaan dalam jenis biji kopi, atau mungkin kopi telah diseduh dua kali. Menciptakan pasangan yang tepat adalah tantangan, terutama bagi produsen.”

Namun, Xiang menegaskan bahwa konsistensi rona dapat diatasi dengan mengubah sikap konsumen. Jika konsumen dapat membingkai ulang minat mereka sehingga mereka menerima keunikan warna daripada menuntut konsistensi mereka, maka ampas kopi daur ulang, sebagai sumber yang berkelanjutan, dapat menjadi usaha komersial yang berharga.

Baca Lainnya : Keren, Sneaker Tahan Air Ini Terbuat dari Bubuk Kopi Bekas

Secara historis, warna tekstil pada awalnya bersumber dari tanaman dan mineral. Tetapi industrialisasi memaksa sektor tekstil beralih ke sintetis, karena laboratorium dapat memproduksinya dengan biaya lebih murah. Seiring waktu, sintetis ini menjadi semakin tidak ramah lingkungan. Karena industri tekstil menggunakan lebih dari 2 juta ton bahan kimia untuk pigmen sintetiknya, telah ada gerakan yang berkembang di masyarakat saat ini untuk menemukan sumber yang lebih berkelanjutan, seperti bubuk kopi yang digunakan secara berulang. [Ayu/NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Serangan Migrain Sebelah Kiri Kepala, Apa Artinya, Ya?

Health & Beauty   12 Des 2019 - 12:16 WIB
Bagikan:          

Lautan Telah Kehilangan Oksigen Pada Tingkat Yang Mengkhawatirkan

Plant & Nature   12 Des 2019 - 15:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan: