Ilmuan Teliti Peran Diet Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Ginjal

TrubusLife
Syahroni
25 Sep 2019   21:30 WIB

Komentar
Ilmuan Teliti Peran Diet Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Ginjal

Ilustrasi. (Istimewa)

Trubus.id -- Menurut studi yang dipublikasikan di CJASN disebutkan, mempertahankan pola makan yang sehat dapat membantu mencegah penyakit ginjal. Membuat perubahan pola makan dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit ginjal kronis (CKD), tetapi tidak jelas apakah diet sehat itu protektif terhadap perkembangan penyakit.

Untuk menyelidiki, Jaimon Kelly, Ph.D., Katrina Bach (Bond University, Australia), dan rekan mereka menganalisis semua studi yang relevan yang diterbitkan hingga Februari 2019 lalu. Analisis ini mencakup 18 studi dengan total 630.108 orang dewasa yang diikuti rata-rata 10,4 tahun. Pola diet sehat biasanya mendorong asupan sayuran, buah, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, ikan, dan susu rendah lemak, dan konsumsi daging merah dan olahan yang lebih rendah, natrium, dan minuman yang dimaniskan dengan gula.

Baca Lainnya : Waspadai 7 Bahan Makanan Tidak Ramah Ginjal

Pola diet sehat dikaitkan dengan kejadian CKD 30% lebih rendah. Itu juga dikaitkan dengan insiden 23% lebih rendah dari albuminuria, indikator awal kerusakan ginjal.

"Hasil ini menambah akumulasi basis bukti yang mendukung manfaat potensial dari mengikuti pola diet sehat - seperti Mediterania, diet DASH, atau Pedoman Diet Nasional - dan pencegahan utama kondisi kronis, termasuk diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, penurunan kognitif, kanker, dan semua penyebab kematian," kata Dr. Kelly dilansir dari medicalxpress.com.

Baca Lainnya : Daun Sage dan Basil, Obat Herbal Alami untuk Membersihkan Ginjal

"Hasil ini dapat membantu dalam mengembangkan program pencegahan kesehatan masyarakat untuk CKD, yang dapat membantu mengurangi beban penyakit." Dr. Kelly mencatat bahwa pendekatan diet untuk kesehatan ginjal yang menargetkan nutrisi individu (atau berganda) bisa sulit, tetapi berfokus pada makanan utuh daripada nutrisi dapat membuatnya lebih mudah bagi dokter untuk mendidik pasien dan lebih mudah bagi pasien untuk melakukannya.

"Percobaan klinis acak dengan waktu tindak lanjut yang cukup untuk memastikan hasil ginjal yang bermakna diperlukan untuk menentukan apakah perubahan dalam pola diet terkait dengan hasil kesehatan ginjal yang menguntungkan," tulis para penulis dari editorial yang menyertainya.

"Sementara itu, mungkin ada bukti pengamatan yang cukup bagi dokter untuk menekankan pentingnya pola diet sehat untuk individu yang sehat atau yang berisiko mengembangkan CKD." ujarnya lagi. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Dosen IPB University Berbagi Tips Merawat Ikan Hias

Pet & Animal   12 Jan 2021 - 10:50 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          

Tips Penyembuhan Indera Penciuman Usai Terpapar Covid-19

Health & Beauty   21 Des 2020 - 17:12 WIB
Bagikan: