Rambu-Rambu Kapan Harus Istirahat Memulihkan Stamina

TrubusLife
Hernawan Nugroho | Followers 0
16 Sep 2019   22:30

Komentar
Rambu-Rambu Kapan Harus Istirahat Memulihkan Stamina

Jangan paksakan untuk olahraga terus-menerus, tubuh juga perlu istirahat (shutterstock)

Trubus.id -- Hampir semua orang pernah berada pada sebuah situasi dimana ketika sedang beraktivitas olahraga tiba-tiba lututsakit, atau paha depan nyeri seperti ada yang rasanya tidak benar. Nah, itu berarti terlalu memaksakan diri dan akhirnya cedera. Jadi apa yang menyebabkannya? Pertama, menurut Noam Tamir, Body Trainer Bersertifikat dan pemilik TS Fitness New York City kepada CNN, itulah limit dari kekuatan dari kekuatan tubuh.

Namun, Tamir berkata, "Semakin banyak kita beraktivitas dan berlatih, berarti makin banyak pula tekanan yang dilakukan pada tubuh. Jika kita tidak membiarkan tubuh pulih dengan istirahat, dapat membahayakan tubuh. " Lagi pula, olahraga tidak hanya berdampak pada otot - tetapi juga berdampak pada pencernaan, fungsi ginjal, pengaturan hormon, dan banyak lagi. Sebelum cedera terjadi, perhatikan lima tanda ini yang mengindikasikan tubuh perlu istirahat.

Baca Lainnya : Jangan Tunda Lagi, Ini Sebabnya Olahraga Baik untuk Otak

1. Ada bagian tubuh yang selalu sakit
Sedikit nyeri otot setelah latihan yang berat itu sangat normal "Tetapi jika kita berolahraga secara teratur, seharusnya tidak terus-menerus merasa sakit karena sudah terlatih," kata Tamir. Jika itu bagian otot, maka tergantung pada kelompok otot apa, harus memberikan otot 24 hingga 48 jam untuk pulih dulu dengan istirahat

2. Rasa lelah berkelanjutan atau suasana hati yang buruk
Suasana hati, depresi dan kelelahan juga merupakan indikasi bahwa mungkin mengalami overtraining, yaitu kondisi ketika tubuh dipaksa untuk beraktivitas melebihi kaemampuannya. Olahraga seharusnya membuat kita lebih bahagia, berkat hormon endorfin - bahan kimia pencegah stres - di otak. Namun, endorfin itu juga disertai dengan kortisol (hormon stres). Dan ketika kadar kortisol tetap tinggi untuk jangka waktu yang lama, mereka mempengaruhi kesehatan mental.

(foto: Health)

3. Detak jantung tidak normal
"Salah satu cara terbaik untuk mengukur apakah telah berlatih berlebihan adalah untuk memeriksa detak jantung," kata Tamir. Rice University mencatat bahwa (selain detak jantung yang terlalu tinggi) detak jantung yang lebih rendah dari normal juga dapat mengindikasikan overtraining. Siap bereksperimen dengan metode ini? Mengamati detak jantung setiap hari untuk mencari tahu apakah kondisi tubub siap untuk berolahraga atu tidak.

4. Otot kaku sepanjang waktu
"Jika tubuh tidak memiliki mobilitas yang tepat, akan membuat disfungsi dalam pola gerakan," kata Tamir. Dengan kata lain, melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang (berlari, bersepeda, mengangkat) tanpa pemulihan yang tepat akan menyebabkan cedera. Tamir merekomendasikan peregangan dan busa bergulir pada hari-hari pemulihan untuk menjaga tubuh lebih lentur dan mencegah cedera.

Baca Lainnya : Benarkah Minum Air Es Usai Berolahraga Bisa Sebabkan Kematian?

5. Urin berwarna kuning gelap

Urin adalah salah satu indikasi mudah bahwa kita terlalu dehidrasi untuk mulai berolahraga. Penyebab umum termasuk minum beberapa malam sebelum berolahraga atau bangun di pagi hari dan tidak minum apa pun selain kopi. Apakah bisa rehidrasi saat berolahraga? Tidak. Diperlukan setidaknya 45 menit bagi tubuh untuk pulih dari dehidrasi ringan sekalipun.

Hal terbaik setelah terlihat gejala-gejala itu? Jauh lebih mudah untuk bersantai, meregangkan tubuh dan minum air segar daripada pulih dari cedera atau overtraining serius. [NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: