Ini Sebabnya Para Lebah Jantan Selalu Berupaya Membuat Ratunya Buta

TrubusLife
Thomas Aquinus
12 Sep 2019   13:30 WIB

Komentar
Ini Sebabnya Para Lebah Jantan Selalu Berupaya Membuat Ratunya Buta

Ilustrasi lebah matu dan ratu. (R Weaver)

Trubus.id -- Sebagian besar lebah madu jantan hanya mendapat satu kesempatan untuk mengawini ratu. Lalu apa yang dilakukannya untuk memastikan ratu lebah selalu mengingatnya? Para peneliti di University of California, Riverside, mengatakan lebah jantan biasanya memberi racun pada ratu yang membuatnya buta.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal eLife, para ilmuwan menggambarkan bagaimana lebah madu sangat tertarik untuk menjadi satu-satunya bagi ratu, maka mereka mencoba melumpuhkannya dengan racun dalam air mani mereka.

Tujuannya bukan untuk mengesankan ratu, tetapi untuk memastikan bahwa lebah memenangkan perlombaan senjata seksual atas banyak saingannya. Peluang mereka untuk mengemas cairan semen yang menang sangat berkurang oleh setiap lebah yang dikawini ratu.

Baca Lainnya : Rayakan Hari Lebah Madu Nasional, Ini yang Dilakukan Warga AS

Bagi sang ratu, kebutaannya hanya sementara - berlangsung antara 24 hingga 48 jam. Tapi itu mungkin cukup lama untuk mencegahnya terbang. "Lebah jantan ingin memastikan gen mereka termasuk di antara yang diturunkan dengan mencegah ratu kawin dengan jantan tambahan. Dia tidak bisa terbang jika dia tidak bisa melihat dengan benar." Boris Baer, penulis utama studi tersebut, pada MNN. 

Lebah jantan berebut untuk terhubung dengan ratu lebah. Dan si ratu selalu merobek hati mereka. Atau lebih tepatnya, endophallus mereka, yakni bagian dari setiap lebah madu jantan yang dimasukkan ke dalam ratu. 

Cairan tubuh itu dirancang untuk memperlambat ratu, memaksimalkan peluang gen lebah tertentu yang berlaku. Untuk itu, para peneliti mengidentifikasi beberapa protein dalam cairan tubuh lebah jantan. Salah satunya menyerang sperma jantan lain, yang bertujuan untuk merusak upaya pelamar lainnya. Protein lain, yang dijelaskan untuk pertama kalinya dalam penelitian ini, bekerja pada otak ratu, memengaruhi penglihatannya.

Baca Lainnya : Serangga Mungil Ini Bantu Petani Bawa Pestisida Beracun ke Sarang Lebah

Untuk menguji potensinya, para peneliti memberi dosis sekelompok ratu dengan semen lebah. Kelompok ratu kedua diberi larutan garam. Ketika mereka melacak pergerakan semua ratu, para ilmuwan mencatat bahwa ratu yang diberi semen jauh lebih mungkin tersesat dalam perjalanan mereka kembali ke sarang.

Terlebih lagi, elektroda yang melekat pada otak ratu menunjukkan bahwa cairan semen lebah telah mengurangi sensitivitas mereka terhadap cahaya. [Ayu/NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: