Serikat Petani Inggris Targetkan Peternakan Netral Karbon 2 Dekade Mendatang

TrubusLife
Syahroni
10 Sep 2019   23:00 WIB

Komentar
Serikat Petani Inggris Targetkan Peternakan Netral Karbon 2 Dekade Mendatang

Para petani bisa mengubah pola makan ternak sehingga mereka tidak terlalu banyak menghasilkan gas metana (Getty Images)

Trubus.id -- Serikat tani NFU (National Farmers Union) telah meluncurkan rencana untuk menjadikan karbon pertanian Inggris netral dalam dua dekade. Sebelumnya tercatat, sektor pertanian dan peternakan menciptakan 10% dari emisi Inggris, dan petani telah lama dikritik karena kegagalan mereka mengatasi polusi mereka. Tetapi NFU mengatakan industri ini dapat mengurangi gas hampir sepenuhnya pada tahun 2040 - satu dekade di depan target nol emisi pemerintah secara keseluruhan.

Para pecinta lingkungan pun menyambut elemen-elemen dari rencana tersebut. Tetapi organisasi Friends of the Earth mengatakan itu heran tidak ada yang menyebutkan makan lebih sedikit daging. Tapi NFU mengatakan roadmap tiga bagiannya akan menghasilkan makanan berkualitas dan terjangkau sambil menangani emisi. Hal itu bertumpu pada peningkatan produktivitas. meningkatkan jumlah pohon dan pagar, dan menanam lebih banyak tanaman untuk energi.

Bagaimana petani bisa memangkas polusi mereka sendiri?

Serikat pekerja mengatakan para petani dapat memotong polusi langsung dari pertanian dengan bekerja lebih cerdas untuk memberikan nilai yang sama tetapi dengan emisi lebih sedikit. Itu berarti menerapkan bahan kimia pertanian lebih tepatnya menggunakan teknologi satelit. Itu juga akan melihat petani menangkap metana dari kotoran untuk memanaskan rumah orang.

Gagasan lain adalah mengubah pola makan domba dan sapi agar mereka tidak terlalu banyak mengonsumsi metana. Petani juga bisa memperkenalkan beragam spesies tanaman di padang rumput penggembalaan mereka.

Bagaimana petani menangkap karbon dari atmosfer?

Elemen kedua dari rencana ini adalah untuk menangkap karbon dari atmosfer dengan memperluas pagar, menanam lebih banyak kayu untuk menyerap CO2 dan bertani dengan cara yang meningkatkan kandungan karbon tanah. Unsur ketiga adalah meningkatkan jumlah tanaman yang ditanam untuk energi, seperti kayu coppiced, atau tanaman yang ditanam untuk serat seperti rami.

Beberapa dari rencana ini akan disambut secara luas, terutama yang juga akan meningkatkan perlindungan satwa liar dan banjir, serta mengurangi emisi. Yang lain akan terbukti kontroversial.

Mengapa petani mengusulkan rencana ini?

Presiden NFU, Minette Batters berkata bahwa perubahan iklim adalah salah satu tantangan terbesar di zaman kita.

“Kami menyadari posisi unik kami sebagai sumber dan penyimpan emisi gas rumah kaca dan, yang terpenting, bagaimana kami dapat menghasilkan pertanian yang netral iklim dalam 20 tahun,"ujarnya dilansir dari BBC, Selasa (10/9).

“Kami bercita-cita untuk menghasilkan makanan yang paling ramah iklim di dunia. Jejak karbon daging merah Inggris hanya 40% dari rata-rata dunia.” tegasnya.

Namun, masih ada perdebatan di antara para ilmuwan tentang cara terbaik untuk mengurangi emisi dari peternakan. [RN]
 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Penangkapan Ikan Besar-besaran Ganggu Rantai Makanan di Laut Bohai

Plant & Nature   14 Nov 2019 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan: