Kopi Hijau untuk Diet? Berikut Ini Manfaat dan Risikonya

TrubusLife
Ayu E Setyowati | Followers 0
01 Sep 2019   06:00

Komentar
Kopi Hijau untuk Diet? Berikut Ini Manfaat dan Risikonya

Kopi masih menjadi perdebatan karena selain memberi manfaat kesehatan namun juga menimbulkan resiko kesehatan. (Satvyk)

Trubus.id -- Meski masih banyak perdebatan tentang risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh kopi, tak dipungkiri bahwa kopi, selain nikmat, juga memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Kopi hijau salah satunya.

Kopi hijau kini marak dikenal sebagai minuman untuk penurun berat badan atau diet. Pernah dengar? Kopi hijau adalah biji kopi yang belum dipanggang dan memiliki tingkat asam klorogenat yang lebih tinggi dibanding biji kopi biasa, sehingga bisa dijadikan minuman untuk diet.

Kopi hijau untuk diet biasa dikemas dalam bentuk suplemen dan ekstrak. Lalu apa saja sih  manfaat kopi hijau lainnya? Berikut ulasannya. 

Bantu Mengatasi Obesitas 

Manfaat kopi hijau untuk diet adalah mengatasi obesitas. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa dengan mengonsumsi esktrak kopi selama lima kali sehari dalam jangka waktu 8 hingga 12 minggu dapat membantu menurunkan berat badan. Testimoni beberapa orang yang sudah mengonsumsi kopi hijau mengatakan bahwa setelah minum kopi hijau ternyata  bisa menekan nafsu makan. 

Bantu Mengontrol Gula Darah 

Selain membantu menurunkan berat badan, kopi hijau dipercaya dapat membantu mengontrol gula darah - bahkan menurunkannya. Ini karena kopi hijau memiliki kandungan antioksidan tinggi sehingga dapat membantu mengurangi efek radikal bebas yang membahayakan tubuh.

Risiko dan Efek Samping Kopi Hijau

Dilansir dari Glitzmedia, meski kopi hijau memiliki beberapa manfaat baik, namun juga punya efek buruk bagi kesehatan tubuh. Ini disebabkan karena adanya kandungan kafein yang tinggi dalam kopi hijau, yang jika dikonsumsi secara rutin bisa memberikan efek samping, seperti sakit kepala, susah tidur, jantung berdebar-debar, dan sebagainya.

Jika ingin mencoba mengonsumsi kopi hijau untuk diet sebaiknya cari tahu dulu kondisi tubuhmu sendiri.  Jika memungkinkan, konsultasikan dengan dokter atau pakar terlebih dahulu sebelum mengonsumsi, ya. 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: