CITES Larang Ekspor Gajah Liar Afrika Ke Kebun Binatang Seluruh Dunia

TrubusLife
Ayu E Setyowati | Followers 0
31 Agu 2019   15:00

Komentar
CITES Larang Ekspor Gajah Liar Afrika Ke Kebun Binatang Seluruh Dunia

Gajah liar Afrika. (Al Jazeera)

Trubus.id -- Sidang Konvensi Perdagangan Internasional Jenis-jenis Hewan dan Tumbuhan yang Terancam Punah (CITES) kini telah melarang ekspor gajah liar Afrika ke kebun binatang. Pihak-pihak yang berkepentingan dalam perjanjian tersebut sepakat mengakhiri praktik penangkapan dan pengiriman gajah dari Zimbabwe, Afrika Selatan, Botswana serta Namibia.

Menurut Humane Society International, Zimbabwe saat ini tercatat sebagai pengekspor utama gajah Afrika yang telah mengirim lebih dari 100 anak gajah ke berbagai kebun binatang di dunia sejak 2012,.

Keputusan pelarangan yang dibuat Selasa (27/08) di Genewa, Swiss, ini akan semakin memperketat pembatasan perdagangan gajah, di mana kini gajah hanya bisa diambil dari alam liar dan ditempatkan di "fasilitas penangkaran" dalam kondisi tertentu - dan harus disetujui oleh komite anggota CITES.

Baca Lainnya : Tolak Hentikan Perdagangan Gading Gajah, Zimbabwe Berencana Keluar dari CITES

Namun tampaknya, dikutip BBC, Zimbabwe berkampanye keras menentang langkah tersebut, dan Uni Eropa pada awalnya menentangnya karena kekhawatiran akan variasi genetik di kebun binatang di seluruh dunia.

Tapi Uni Eropa kemudian mengubah sikapnya setelah beberapa amandemen dibuat untuk memungkinkan perdagangan dalam keadaan tertentu, dan sangatlah jelas bahwa gajah yang sudah ada di kebun binatang dapat dipindahkan di antara mereka.

Baca Lainnya : Populasinya Menurun Karena Perburuan, Jerapah Diberi Perlindungan Lebih Oleh CITES

"Bukan berarti bahwa tidak ada gajah yang akan diambil dari alam liar dan dimasukkan ke dalam fasilitas penangkaran di luar negeri, hanya saja ini akan memperketatnya sehingga pengiriman massal gajah ke kebun binatang di Timur Jauh, misalnya, tak akan terjadi," kata Will Travers, presiden Born Free Foundation.

Audrey Delsink, direktur margasatwa Afrika mengatakan hewan-hewan ramah ini merasa "sangat trauma" ketika dipisah dari kelompoknya.

"Berbicara secara pribadi sebagai ahli biologi gajah, saya sangat gembira bahwa kita telah mendapatkan kemenangan ini untuk semua gajah yang kini akan terbebas dari penelantaran dan pemisahan dari keluarga mereka."

Dalam konvensi itu, beberapa negara Afrika mendorong pembukaan kembali perdagangan gading, dengan alasan bahwa stok yang ada bernilai setara dengan uang untuk konservasi. [RN] 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Monica Chandra 31 Agu 2019 - 12:19

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Makanan Kucing Paling Bagus untuk Menyehatkan Bulu

Hernawan Nugroho   Pet & Animal
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: