Hiponatremia, Kekurangan Natrium Pemicu Penyakit Berbahaya

TrubusLife
Hernawan Nugroho | Followers 0
29 Agu 2019   16:30

Komentar
Hiponatremia, Kekurangan Natrium Pemicu Penyakit Berbahaya

Mengonsumsi obat pereda nyeri secara berlebihan dapat mengganggu kestabilan konsentrasi natrium dalam tubuh (gettyimages)

4. Konsumsi air terlalu banyak

Pada kondisi di mana seseorang banyak kehilangan natrium melalui keringat, minum terlalu banyak dapat menurunkan konsentrasi natrium dalam darah. Minum terlalu banyak juga membuat ginjal bekerja terlalu keras untuk mengeluarkan air dan memengaruhi kadar natrium.

Bagaimana gejalanya? Gejala hiponatremia dapat berbeda-beda pada setiap orang. Apabila penurunan kadar natrium terjadi secara bertahap, gejala hiponatremia mungkin tidak akan terlalu terlihat. Sedangkan gejala yang parah dapat menandakan terjadinya penurunan kadar natrium dengan cepat.

Air penting untuk tubuh, tetapi terlalu banyak ternyata dapat berakibat buruk (foto: Health) 

Gejala umum untuk hiponatremia meliputi:

  • Lemah
  • Lelah, kehilangan energi, mengantuk
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Kram atau kejang otot
  • Kebingungan
  • Mudah marah
  • Gelisah

Penurunan kadar natrium dengan cepat adalah kondisi darurat medis karena dapat menimbulkan gejala seperti hilang kesadaran, kejang, hingga koma.

Baca Lainnya : Kram Kaki di Malam Hari, Ini Dia 5 Penyebabnya

Untuk mengetahui seseorang mengalami hiponatremia secara pasti, harus dilakukan serangkaian test laboratorium. Hasil dari tes darah yang dibandingkan dengan tes urin dapat membantu mencari penyebab dari hiponatremia. Apabila kadar natrium dalam darah rendah, tapi kadar natrium dalam urin tinggi, artinya tubuh kehilangan terlalu banyak natrium.

Perlu diperhatikan dalam penanganan kasus hiponatrenia ini yaitu pengobatan hiponatremia harus disesuaikan dengan penyebabnya. Pengobatan dilakukan untuk menyembuhkan masalah yang mendasarinya. 

Untuk kasus terlalu banyak cairan, maka kurangi asupan air dalam tubuh. Bisa juga dengan obat diuretik, tetapi diskusikan dengan dokter terkait dosisnya. Penggunaan obat-obatan secara terkontrol dapat digunakan untuk mengatasi derita akibat gejala hiponatremia seperti sakit kepala, mual, dan juga kejang. Tahap terakhir adalah pemberian cairan intravena atau larutan natrium IV  secara perlahan untuk meningkatkan kadar natrium dalam darah. Penanganan ini juga umumnya dibutuhkan untuk penyakit hiponatremia akut saja yang perawatannya harus dilakukan oleh petugas kesehatan profesional.

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Fransiska Lie 29 Agu 2019 - 11:22

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: