Racun Duri Ikan Lionfish Berhasil Dibuat Obat Kanker Serviks

TrubusLife
Thomas Aquinus
26 Agu 2019   10:00 WIB

Komentar
Racun Duri Ikan Lionfish Berhasil Dibuat Obat Kanker Serviks

Lionfish (Istimewa)

Trubus.id -- Tiga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) jurusan Teknik Bioproses Fakultas Teknik UI berhasil menemukan Obat Anti Kanker Serviks yang berasal dari racun duri ikan Lionfish sebagai alternatif obat dari bahan alam untuk sediaan anti kanker serviks. Ketiga mahasiswa UI tersebut adalah Mustika Sari, Sarah Salsabila, dan She Liza Noer.

Dilansir dari laman Universitas Indonesia, latar belakang penelitian diangkat berdasarkan meningkatnya kasus kematian yang disebabkan oleh kanker serviks di Indonesia. Sebelumnya, berdasarkan data tahun 2018 yang dikeluarkan Globoca menyatakan bahwa terdapat 32.469 kasus dan 18.279 diantaranya meninggal dunia.

Sementara itu, Lionfish juga mengalami species invasive dengan tingkat reproduksi dan distribusi yang tinggi sehingga menyebabkan ledakan populasi hingga 700%. Ledakan populasi tersebut menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem dan penurunan populasi ikan lokal sehingga dapat merugikan nelayan sekitar.

Baca Lainnya : Cegah Risiko Stroke Hingga Kanker Payudara, Ini Manfaat Telur Rebus Bagi Kesehatan

“Berangkat dari permasalahan tersebut, kami menggali literatur terkait penggunaan Lionfish sebagai alternatif obat dari bahan alam. Terlebih lagi, pengobatan melalui kemoterapi juga belum sepenuhnya efektif karena efek samping yang dihasilkannya," ujar Mustika salah satu mahasiswa yang melakukan penelitian.

"Penggunaan lionfish disini merupakan upaya kami untuk ikut serta menjaga ekosistem laut, karena ikan tersebut merupakan salah satu ikan yang merugikan nelayan. Melalui uji laboratorium, hasil menunjukkan bahwa racun Lionfish berhasil membunuh sel kanker.” ujar Mustika.

Dipilihnya ikan lionfish sebagai bahan alternatif dikarenakan racun duri lionfish mengandung peptida yang memiliki aktivitas antiproliferatif terhadap sel kanker dengan mekanisme induksi apoptosis, yaitu proses penghambatan proliferasi sel kanker secara selektif.

Untuk mendapatkan protein yang memiliki sifat apoptosis terhadap sel kanker serviks, tiga mahasiswa tersebut mengkestraksi racun duri Lionfish yang kemudian dimurnikan dengan presipitasi ammonium sulfat  dengan proses pemanasan. Ekstrak racun dari duri lionfish yang telah diperoleh kemudian diujikan secara in vitro terhadap sel kanker.

Baca Lainnya : Inilah Sebabnya Makan Daging Merah Tingkatkan Risiko Kanker

“Hasil yang diperoleh dari pengujian in vitro terlihat adanya efek inhibisi terhadap sel kanker serviks. Efek inhibisi ini menunjukkan pengujian berhasil membunuh sel kanker yang ada” terang Mustika.

Melalui penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk alternatif pengobatan kanker serviks berbahan alam serta dapat mengatasi permasalahan invasi lionfish di beberapa perairan sehingga tidak mengganggu keseimbangan ekosistem.

Penelitian ini mendapatkan pembiayaan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi dan tengah dalam tahap presentasi di ajang Pekan Ilmiah Mahasiwa Nasional yang akan diselenggarakan akhir Agustus 2019 di Bali. [NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini untuk Singkirkan Perut Buncit 

Health & Beauty   16 Nov 2019 - 22:34 WIB
Bagikan:          
Bagikan: