New York Menjadi Negara Bagian Pertama yang Melarang Amputasi Cakar Kucing

TrubusLife
Hernawan Nugroho | Followers 0
23 Agu 2019   16:00

Komentar
New York Menjadi Negara Bagian Pertama yang Melarang Amputasi Cakar Kucing

Insting kucing untuk mencakar dapat dicarikan solusi tanpa harus melakukan amputasi cakar (USAToday)

Trubus.id -- Kucing di New York kini bebas untuk bermain-main di sofa, tirai jendela dan gorden tanpa khawatir cakar mereka akan terpotong. Gubernur Andrew Cuomo menandatangani undang-undang pada Juli 2019 lalu yang melarang declaw atau pencabutan cakar kucing. Dengan demikian menjadikan New York negara bagian pertama yang melarang praktik tersebut.

"Dengan melarang praktik kuno ini, kami akan memastikan bahwa hewan tidak lagi dikenakan prosedur yang tidak manusiawi dan tidak perlu ini," kata Cuomo kepada USAToday. Memotong cakar kucing membutuhkan amputasi sebagian tulang terakhir di setiap jari kaki di kaki depan kucing. Kantor gubernur mengatakan bahwa kucing sering kali membebani persendian kaki dan tulang belakang sebagai tanggapan atas pengangkatannya, yang dapat mengakibatkan rasa sakit kronis. Dalam pernyataan itu, wakil ketua senat Michael Gianaris membandingkan prosedur untuk memotong jari manusia pada buku jari.

Baca Lainnya : Bantu Penampungan Kucing Liar, Anggota Kepolisian di Indiana Gagas Tukar Denda Parkir dengan Makanan

“Cakar kucing memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan mereka,” bunyi Undang-Undang itu. "Dalam upaya melindungi furnitur, mereka telah melakukan kerusakan mendasar pada hewan itu baik secara fisik maupun perilaku." Namun, UU itu membuat pengecualian untuk "tujuan terapeutik," atau ketika tindakan itu akan bermanfaat bagi kesehatan kucing.

Dokter hewan tidak setuju pada praktek declaw kucing itu dan menyatakan tidak manusiawi, demikian pula Asosiasi Praktisi Kucing Amerika Serikat. Asosiasi itu mengatakan bahwa menggaruk adalah "perilaku kucing normal." Saat kucing menggaruk untuk mempertahankan gerakan yang mereka butuhkan untuk memanjat dan menjaga cakar mereka tetap tajam.

Kini semua dapat membuat sendiri papan cakaran kucing dengan bahan yang mudah diperoleh dan bentuknya sesuai keinginan (Foto: Amazon)

Praktek declaw sudah lama dikategorikan ilegal di beberapa negara, antara lain Inggris, Israel dan Swiss. Bagaimana dengan Indonesia? Trubus Mania, negeri kita belum mengatur secara khusus dalam perundangan perlindungan satwa. Namun, kalangan dokter hewan sepakat bahwa pencabutan cakar itu hanya dilakukan pada situasi yang sangat darurat dan membahayakan keselamatan kucing itu sendiri. Hal itu diungkapkan oleh Drh. Yudhya Sekar Lolita saat dihubungi Trubus.id, bahwa pengangkatan cakar bisa dilakukan untuk kasus akibat kecelakaan dan fracture (patah tulang).

Baca Lainnya : Spesies Baru Hasil Persilangan Kucing dan Rubah Ditemukan di Eropa, Ini Ciri-cirinya

Lebih lanjut, dokter hewan lulusan Universitas Gadjah Mada itu mengatakan bahwa amputasi bagian tubuh satwa untuk alasan estetika atau menyelamatkan barang milik manusia dari kerusakan, mendapat tentangan keras dari sebagian besar dokter hewan di tanah air. Saat ini sudah banyak dijual alat untuk memfasilitasi insting kucing untuk menggarukkan cakar sebuah benda, biasanya terbuat dari kayu yang dililit semacam tali berserat kuat. Jadi, Trubus Mania dapat tetap membiarkan kucing kesayangan tumbuh secara alami tanpa harus khawatir ada goresan cakar di sofa kulit yang nyaman.  [NN]

 

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 23 Agu 2019 - 14:21

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: