Satwa -Satwa Khas Amazon yang Mendadak Rentan Punah

TrubusLife
Hernawan Nugroho | Followers 0
22 Agu 2019   21:30

Komentar
Satwa -Satwa Khas Amazon yang Mendadak Rentan Punah

Burung terbesar di dunia, elang harpy, kini habitatnya rusak akibat kebakaran hutan Amazon yang masih belum padam (Nature)

Trubus.id -- Apa yang terlintas di pikiran Trubus Mania saat mendengar yang namanya hutan Amazon. Betul! Itulah nama hutan hujan terbesar di dunia. Saking besarnya, hutan Amazon ini bisa dibilang mewakili setengah dari hutan hujan yang tersisa di bumi. Amazon adalah suaka alam yang menakjubkan. Tempatnya tanaman unik dan sekitar 16.000 spesies hewan ada di sana. Bahkan para ilmuwan bilang kalau setiap 3 hari ditemukan spesies baru.

Sayang sekali, sekarang hutan itu sedang dilanda kebakaran terparah dalam sejarah kebakaran hutan dunia. Menurut Green Peace, Titik api tersebar di hutan yang mencakup 40% negara benua Amerika, yaitu Peru, Kolombia, Ekuador, Brasil, Venezuela, Guyana, Bolivia, Suriname, dan Guyana Prancis. Kini tak cuma kekayaan hayati berupa tumbuhan saja yang musnah, binatang-binatang di dalamnya juga mendadak terancam punah akibat hilang habitat alaminya. Berikut ini satwa-satwa khas hutan Amazon yang kini rusak habitatnya seperti yang dirilis oleh Nature

Baca Lainnya : Proyek Big Brother Kumpulkan Satwa Liar Tersembunyi di Hutan Amazon

1. Katak panah beracun

   

(Foto: National Geographic)

Ini salah satu hewan indah berwarna mencolok yang bisa ditemukan di hutan Amazon. Namun, corak warna-warni tubuh mereka sebenarnya peringatan kepada predatornya  Katak panah beracun mengeluarkan racun yang kuat dari kulit mereka. Racun itu jika diserap dalam jumlah besar bisa nyebabin gagal jantung dalam beberapa menit! Para ilmuwan menduga kalau katak ini nyerap racun dari serangga yang dimakannya. 

2. Jaguar 

  

(Foto: Nature)

Jaguar adalah kucing terbesar di dunia dan yang terbesar ketiga di Amerika Selatan. Seperti kebanyakan kucing, mereka biasanya gak berkelompok dan berburu berpasangan. Biasanya waktu senja atau fajar. Mereka makan rusa, babi hutan, monyet, ular dan hewan ternak. Jaguar adalah jenis kucing yang paling sering menyerang manusia. Gigitan jaguar sangat kuat sampai bisa menembus kulit tebal mangsa mereka seperti armadillo dan kura-kura. Kalau menggigit tengkorak, bisa langsung menusuk otak. 

3. Black Caiman

 .  

(Foto: USA Today)

Salah satu buaya terbesar di dunia dan predator paling menakutkan di hutan hujan Amazon. Makanannya adalah monyet, piranha, berang-berang, babi hutan, anjing, anaconda atau caiman lainnya. Kalau mangsanya lebih besar dari dia, dia bakal nunggu mangsa itu membusuk dulu lalu baru digigit sedikit demi sedikit.

4. Anaconda

   

(Foto: National Geographic)

Anaconda populer sebagai ular terbesar, terkuat, dan terberat. Berat badannya saja bisa mencapai 250 kg, sementara panjangnya menyentuh angka 9 meter. Setiap harinya mereka memeriukan makanan seberat 18 kg. Namun jika mangsanya lebih besar, perut akan merasa puas selama beberapa minggu. Ular betina berukuran lebih besar dan bisa memproduksi sebanyak 20-40 anaconda mini, yang masing-masing panjangnya 60 sentimeter.

5. Sloth

  

(Foto: Americana)

Kungkang jadi salah satu hewan terlambat di dunia. Gak heran, kalau manusia menganggap kungkang sebagai hewan yang malas. Itu sebabnya juga kungkang disebut sloth yang berarti ‘kemalasan’. Kungkang adalah hewan yang rabun dekat dan punya indra pendengaran dan penciuman yang kurang berkembang. Namun, bukan berarti mereka gak berdaya. Bulunya yang kecokelatan dan gerakan lambat memungkinkan mereka untuk menyamarkan diri dengan sempurna di pohon-pohon yang tersebar di hutan Amazon Amerika Tengah dan Selatan. Selain itu, kungkang adalah hewan perenang yang lihai. Meski begitu, kungkang rentan diburu saat berada di daratan.

Baca Lainnya : Deforestasi di Hutan Amazon Capai Titik Kritis

6. Golden Lion Tamarin

  

(Foto: Nature)

Golden lion tamarin adalah monyet kecil asli hutan hujan Amazon di timur Brasil. Saat ini dianggap sebagai terancam punah spesies karena ada diperkirakan sekitar 1.000 emas singa tamarin individu tersisa di alam liar. Tamarin itu terkenal karena mereka bulu terang yang (seperti namanya) adalah emas dan oranye. Ia salah satu primata terkecil di dunia dengan rata-rata ukuran tinggi dewasanya hanya 20 cm.

7. Elang Harpy

  

(Foto: National Geographic)

Elang Harpy merupakan burung elang terbesar dan terkuat yang pernah ada. Burung elang ini bisa kamu temui di Meksiko bagian selatan, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Sayap elang Harpy bisa mencapai dua meter, ukuran yang sangat panjang dan besar. Karena ukurannya inilah, elang Harpy tak pernah terbang jauh dalam satu waktu. Mereka cenderung untuk terbang dari pohon ke pohon di hutan. [NN]

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 23 Agu 2019 - 14:21

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: