Perkecil Risiko Penyakit Kardiovaskular, Tak Ada Salahnya Coba Diet Vegetarian

TrubusLife
Thomas Aquinus
20 Agu 2019   21:00 WIB

Komentar
Perkecil Risiko Penyakit Kardiovaskular, Tak Ada Salahnya Coba Diet Vegetarian

Ilustrasi diet vegetarian (Healthline)

Trubus.id -- Sekitar 600,00 orang meninggal setiap tahun karena penyakit jantung di Amerika Serikat; dengan perbandingan satu dari setiap empat kematian. Ini adalah penyebab utama kematian bagi pria dan wanita. Lalu, benarkah gaya hidup vegetarian bisa menyelamatkan kondisi ini?  

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyediakan beberapa petunjuk. Sebuah penelitian terhadap 44.500 orang di Inggris dan Skotlandia mengungkapkan bahwa vegetarian 32 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal atau membutuhkan perawatan di rumah sakit akibat penyakit jantung.

Para ilmuwan melihat data dari 15.100 vegetarian dan 29.400 orang yang makan daging dan ikan. Selama studi 11 tahun, 169 peserta meninggal karena penyakit jantung dan 1.066 memerlukan perawatan di rumah sakit - dan orang-orang itu lebih cenderung menjadi pemakan daging dan ikan daripada vegetarian.

Baca Lainnya : Ini Loh Jumlah Kalori Oatmeal yang Biasa Dikonsumsi untuk Diet

Perbedaan kadar kolesterol, tekanan darah dan berat badan diperkirakan berada di belakang angka tersebut.

"Sebagian besar perbedaan dalam risiko mungkin disebabkan oleh efek pada kolesterol dan tekanan darah," kata Dr. Francesca Crowe, penulis utama studi di Cancer Epidemiology Unit, University of Oxford. "Vegetarian mungkin memiliki asupan lemak jenuh yang lebih rendah, sehingga masuk akal ada risiko lebih rendah dari penyakit jantung."

Tim Oxford menghitung pengurangan risiko sebesar 32 persen setelah memperhitungkan faktor-faktor lain seperti usia, merokok, asupan alkohol, aktivitas fisik, tingkat pendidikan, dan latar belakang sosial ekonomi. Crowe berkata, "Pesan utamanya adalah bahwa diet adalah penentu penting kesehatan jantung."

Baca Lainnya : Pola Diet Vegetarian Sebabkan Kondisi Kulit Memburuk?

Dan meskipun jumlahnya serius, jika kamu seorang omnivora yang tidak siap untuk melepaskan daging merah sama sekali, maka mengadopsi sejumlah moderasi masih dapat membantu.

Penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association menawarkan harapan bagi mereka yang ingin melakukan transisi selangkah demi selangkah.

"Meskipun Anda tidak harus melepaskan makanan yang berasal dari hewan sepenuhnya, penelitian kami menunjukkan bahwa makan proporsi yang lebih besar dari makanan nabati dan proporsi yang lebih kecil dari makanan berbasis hewani dapat membantu mengurangi risiko terkena serangan jantung, stroke atau jenis penyakit kardiovaskular lainnya,” kata ketua peneliti, Casey M. Rebholz, Ph.D.

Baca Lainnya : Flexitarian, Diet Ala Vegetarian Sambil Tetap Konsumsi Daging

Sayangnya, ini bukan berarti kamu bisa bebas makan kentang goreng atau keripik kentang, tetapi "makanan yang tidak diproses, seperti buah segar, sayuran dan biji-bijian adalah pilihan yang baik," kata Mariell Jessup, MD, kepala sains dan petugas medis dari Asosiasi Jantung Amerika.

Carilah makanan yang padat nutrisi, makanan yang tidak diproses seperti biji-bijian dan kacang-kacangan kering, dan cobalah untuk membatasi karbohidrat olahan dan menambahkan gula (yang tersembunyi di hampir semua hal).

Care to try? [NN]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini untuk Singkirkan Perut Buncit 

Health & Beauty   16 Nov 2019 - 22:34 WIB
Bagikan:          
Bagikan: