Islandia Bangun Monumen untuk Mengenang Gletser Pertama yang Hilang Karena Perubahan Iklim

TrubusLife
Syahroni | Followers 0
19 Agu 2019   13:30

Komentar
Islandia Bangun Monumen untuk Mengenang Gletser Pertama yang Hilang Karena Perubahan Iklim

Perbedaan mencolok lapisan es yang mencair di Islandia. (Doc/ AP)

Trubus.id -- Islandia baru-baru ini kehilangan gletser karena perubahan iklim. Tetapi negara itu melakukan sesuatu yang tidak biasa untuk mempertahankan ingatannya. Islandia menghargai kepergian Okjukull, gletser pertamanya hilang akibat pemanasan global ketika para ilmuwan memperingatkan bahwa sekitar 400 lainnya di pulau subarctic berisiko mengalami nasib yang sama.

"Sebuah plakat perunggu akan diluncurkan untuk menandai Okjukull - yang diterjemahkan menjadi" Ok gletser "- di barat Islandia, di hadapan peneliti lokal dan rekan-rekan mereka di Rice University di Amerika Serikat, yang memprakarsai proyek ini," kantor berita AFP melaporkan.

Baca Lainnya : Mencairnya Gletser Himalaya Mengancam Keamanan Air Bagi Jutaan Orang

Ini akan menjadi monumen pertama ke gletser yang hilang akibat perubahan iklim di mana pun di dunia, "kata Cymene Howe, associate professor antropologi di Rice University. Plakat itu memuat tulisan "Surat untuk masa depan," dan dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang penurunan gletser dan dampak perubahan iklim.

"Dalam 200 tahun ke depan semua gletser kita diharapkan untuk mengikuti jalan yang sama. Monumen ini untuk mengakui bahwa kita tahu apa yang terjadi dan apa yang perlu dilakukan. Hanya Anda yang tahu jika kami yang melakukannya, "tulis plakat itu.

Plakat ini juga diberi label "415 ppm CO2," mengacu pada tingkat rekor karbon dioksida yang diukur di atmosfer Mei lalu.

"Peringatan di mana-mana berarti pencapaian manusia, seperti perbuatan tokoh-tokoh bersejarah, atau kerugian dan kematian yang kita akui sebagai hal yang penting," kata peneliti Howe, seperti dikutip AFP.

Baca Lainnya : Dua Pertiga Gletser di Himalaya Mencair pada Tahun 2100

"Dengan mengenang gletser yang jatuh, kami ingin menekankan apa yang hilang - atau sekarat - di seluruh dunia, dan juga menarik perhatian pada fakta bahwa ini adalah sesuatu yang manusia 'capai', meskipun itu bukan sesuatu yang harus kita lakukan. bangga akan."

Pada tahun 2014, status “gletser” dari Okjukull dilucuti, yang pertama untuk Islandia. Pada tahun 1890, es gletser mencakup 16 kilometer persegi (6,2 mil persegi) tetapi pada 2012, es itu hanya berukuran 0,7 kilometer persegi, menurut laporan dari University of Iceland dari 2017.

"Pada 2014, kami membuat keputusan bahwa ini bukan lagi gletser hidup, itu hanya es mati, itu tidak bergerak," jelas Oddur Sigurdsson, seorang glaciolog dengan Kantor Meteorologi Islandia, mengatakan kepada AFP. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Cindy Tanaka 19 Agu 2019 - 12:42

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: