Bukan Hiu, Ini Hewan Paling Berbahaya di Dunia

TrubusLife
Thomas Aquinus
16 Agu 2019   11:00 WIB

Komentar
Bukan Hiu, Ini Hewan Paling Berbahaya di Dunia

Nyamuk (Medical News Today)

Trubus.id -- Begitu banyak orang yang takut pada hiu sejak film "Jaws" pertama kali diputar di bioskop pada akhir 70-an. Namun yang tak banyak orang sadari bahwa sebetulnya hiu bahkan tidak mendekati sebagai hewan paling mematikan di dunia. Faktanya, ada banyak hewan yang lebih mematikan daripada hiu, so let’s give them a break

Jadi, hewan apa yang pantas menyandang gelar itu? Ketika sampai pada kematian manusia, tidak ada hewan lain yang lebih mendekati - bahkan manusia sendiri. Jawabannya, nyamuk.

Bagaimana serangga kecil mungil bisa begitu berbahaya? Gigitan mereka mungkin sedikit gatal, tetapi apakah selalu mengancam jiwa?

Baca Lainnya : Cegah Kematian Ikan Cupang, Hindari Pemberian Pakan Jentik Nyamuk Bungkuk

Bukan gigitannya, tetapi penyakit yang ditransfer selama gigitan yang membuat nyamuk sangat berbahaya bagi manusia. Nyamuk membawa malaria - penyakit yang membunuh 400.000 orang per tahun dan membuat sakit 200 juta lebih - dan itu tidak termasuk kematian akibat demam berdarah, demam kuning, zika, Nil Barat, dan ensefalitis, menurut ISGlobal, Institut Barcelona untuk Kesehatan Global. Dengan menambahkan semua penyakit, jumlah kematian terakhir mendekati 725.000 per tahun.

Faktanya, kecakapan nyamuk dalam membunuh itulah yang mendorong Timothy C. Winegard untuk menulis The Mosquito: A Human History of Our Deadliest Predator. Profesor sejarah dan ilmu politik di Colorado Mesa University menyatakan bahwa nyamuk telah menjadi kekuatan tunggal yang paling kuat dalam menentukan nasib manusia. Dia memperkirakan bahwa dari waktu ke waktu, nyamuk telah membunuh 52 miliar orang.

Baca Lainnya : Mengapa Nyamuk Cenderung Pemilih dalam Menggigit Manusia?

Gabino Iglesias dari NPR, menulis ulasan tentang buku itu, menunjuk ke sebuah kutipan yang dengan tepat meringkas kekuatan destruktif serangga tersebut dengan sangat rinci:

“Walaupun nyamuk dapat beradaptasi secara ajaib, nyamuk ini juga murni makhluk narsis. Tidak seperti serangga lain, ia tidak menyerbuki tanaman dengan cara yang berarti atau mengaerasi tanah, juga tidak mencerna limbah. Berlawanan dengan kepercayaan umum, nyamuk bahkan tidak berfungsi sebagai sumber makanan yang sangat diperlukan untuk hewan lain. Dia tidak memiliki tujuan selain untuk menyebarkan spesiesnya dan mungkin membunuh manusia. Sebagai predator puncak di seluruh pengembaraan kita, tampaknya perannya dalam hubungan kita adalah bertindak sebagai penanggulangan terhadap pertumbuhan populasi manusia yang tidak terkendali.” 

Hmm, benar juga. 

Mereka juga ada di mana-mana. Nyamuk hadir di setiap sudut dunia kecuali Antartika dan selama musim kawin puncak, jumlahnya lebih banyak daripada hewan lainnya di Bumi kecuali rayap dan semut. Jadi bahaya bagi manusia kian tersebar luas.

Baca Lainnya : Terungkap, Ini Dia Alasan Kenapa Nyamuk Suka Berdengung di Telinga Manusia

Berita baiknya adalah tidak seperti hiu, nyamuk lebih mudah untuk diusir, dan sebagian besar penyakit yang ditularkan oleh nyamuk dapat dihindari dengan vaksinasi. Tentu saja triknya adalah memberikan vaksinasi ini kepada orang-orang yang paling membutuhkannya.

Dalam blog pribadinya, Bill Gates berbagi infografis di bawah ini yang ditujukan untuk "para master penganiayaan," dan ia juga menulis tentang beberapa usaha yang sedang dilakukan di seluruh dunia untuk membasmi nyamuk.

Membasmi  nyamuk mungkin akan menjadi prestasi yang luar biasa. Maka satu-satunya hal yang tersisa bagi manusia untuk dikhawatirkan adalah manusia itu sendiri. Dan tak ada vaksin untuk itu. [Ayu/NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: