Kasus Asma pada Anak Meningkat, Eropa Upayakan Perbaiki Kualitas Udara

TrubusLife
Ayu Erning Setyowati | Followers 0
13 Agu 2019   09:00

Komentar
Kasus Asma pada Anak Meningkat, Eropa Upayakan Perbaiki Kualitas Udara

Ilustrasi polusi udara di eropa (Pollution Air Mask)

Trubus.id -- Asma pada anak-anak - hampir 67.000 kasus baru - sedang menimpa di 18 negara Eropa karena partikel kecil mencemari udara, menurut sebuah laporan baru. Tetapi sejumlah kasus tersebut dapat dicegah setiap tahun jika partikulat dikurangi ke tingkat yang sesuai.

Studi ini adalah satu dari sekian banyak penelitian tentang bagaimana polusi udara memengaruhi kesehatan manusia. Sebuah penelitian penting yang dipublikasikan pada bulan April mengungkapkan 4 juta kasus asma baru dalam setahun di seluruh dunia di antara usia 1 hingga 18 tahun adalah karena kadar nitrogen dioksida di udara.

Penelitian baru ini memeriksa diagnosis asma di antara lebih dari 63,4 juta anak mulai dari usia 1 hingga 14 tahun dan melihat komponen udara beracun, seperti partikulat halus atau PM2.5. Para peneliti juga mencatat nitrogen dioksida yang dilepaskan oleh kendaraan dan sumber lainnya.

Baca Lainnya : Plasma Non Termal Bisa Membunuh 99,9 Persen Kuman Berbahaya yang Menular Lewat Udara

"Sebagian besar asma pada masa kanak-kanak sebenarnya disebabkan oleh polusi udara, terutama PM2.5," kata rekan penulis Mark Nieuwenhuijsen dari Barcelona Institute of Global Health.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan 66.600 kasus asma baru dapat dicegah setiap tahun dengan mengikuti pedoman WHO: kadar PM2.5 tidak boleh melebihi rata-rata tahunan 10 μg / m3, dan kadar nitrogen dioksida tidak boleh melebihi rata-rata tahunan 40 μg / m3. Tetapi laporan itu mengatakan bahkan ini mungkin tidak cukup. Para penulis percaya tidak ada titik awal untuk dampak pencemaran udara pada kesehatan manusia.

“Yang jelas dari analisis kami adalah bahwa standar WHO saat ini tidak cukup ketat untuk melindungi banyak kasus asma anak-anak,” kata Nieuwenhuijsen. Pedoman WHO saat ini sedang ditinjau.

Baca Lainnya : Lilin Aroma Berbasis Parafin Bisa Sebabkan Kanker dan Asma?

Susan Anenberg, salah satu penulis studi terkait yang diterbitkan pada bulan April, mengatakan penelitian terbaru menunjukkan bagaimana polusi udara  yang merusak dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

"Hampir tidak ada seorang pun di planet Bumi yang menghirup udara bersih," kata Anenberg. “Kabar baiknya adalah bahwa ada banyak cara untuk mencegah anak-anak terkena asma karena paparan polusi udara mereka. Membuatnya lebih mudah untuk bersepeda, berjalan atau berlari untuk mendapatkan tempat, misalnya, memiliki banyak manfaat bagi masyarakat - termasuk peningkatan kualitas udara, peningkatan aktivitas fisik dan lebih sedikit polusi pemanasan-iklim." [Ayu/NN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Setop Hitung Kalori Saat Berdiet

Thomas Aquinus   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: