Adakah Perbedaan Memotong dan Merobek Sayuran Bagi Kesehatan? Ini Faktanya

TrubusLife
Thomas Aquinus | Followers 0
12 Agu 2019   07:00

Komentar
Adakah Perbedaan Memotong dan Merobek Sayuran Bagi Kesehatan? Ini Faktanya

Ilustrasi (Videoblocks)

Trubus.id -- Trubus Mania mungkin tahu bahwa merebus buah atau sayur dalam air dapat melarutkan sebagian nutrisinya ke dalam air. Kamu bahkan mungkin tahu bahwa menumisnya dengan minyak zaitun yang baik dapat menambah manfaat nutrisi seperti fenolat tambahan. Tapi tahukah kamu bahwa memotong sayuran dapat menyebabkan hilangnya nutrisi ketika sel-sel mereka diiris langsung? Well, itu sebabnya merobek sayuran berdaun dan herbal seringnya lebih direkomendasikan karena sel-sel mereka lebih utuh.

Namun, laporan terbaru mengungkapkan bahwa memotong sayur (atau buah) mungkin memiliki sisi positif juga. 

Polifenol, juga dikenal sebagai fenolat (fenol), dapat meningkat ketika makanan dicincang, diiris atau dipotong dengan pisau. Ketika sayuran diiris dan sel-sel dipotong, maka akan menciptakan lebih banyak polifenol untuk "mempertahankan jaringan sayuran dari kerusakan lebih lanjut." Polifenol dianggap bermanfaat karena merupakan antioksidan yang membantu menangkal peradangan dalam tubuh yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Baca Lainnya : Bisakah Raih Manfaat Maksimal Sayuran dengan Cukup Meminum Air Klorofil?

Kebenaran pahit tentang polifenol

Polifenol sedikit pahit, dan mereka bisa mengubah rasa sayuran yang telah dicincang. Memotong juga dapat mengubah tekstur sayuran karena sel-sel yang rusak melepaskan enzim yang dapat membuat sayuran lebih lembut. 

Kelemahan lain dari memotong adalah sayuran cincang lebih cepat berwarna coklat, dan kecoklatan dapat memecah polifenol. Jadi kecuali kamu memasak dan/ atau menyajikan sayuran cincang segera, mungkin tidak ada manfaat nutrisi untuk memotong. Menyimpannya di kulkas setelah memotong akan memperlambat proses pencoklatan, meski tidak sepenuhnya.

Plus, pelepasan polifenol menghabiskan vitamin C, sehingga sayuran akan kehilangan sebagian nutrisi itu.

Untuk membuatnya lebih rumit, pisau yang digunakan bisa membuat perbedaan juga. Pisau tumpul menyebabkan kerusakan sel lebih banyak daripada pisau tajam. Ketika sayuran bersentuhan dengan tembaga, proses pencoklatan dapat meningkat. Jadi, pisau keramik atau plastik - selama tidak terlalu tumpul - mungkin pilihan terbaik.

Baca Lainnya : Bersihkan Pestisida dari Buah dan Sayuran dengan Cara Sederhana Ini

Yang penting makan sayur

Sejujurnya, mencoba mencari tahu apakah lebih baik memotong atau merobek sayuran untuk mendapatkan beberapa polifenol tambahan terdengar sangat rumit dan tidak realistis. Khawatir tentang apakah harus merobek atau memotong sayuran bisa membuat kita malas mengolahnya dan akhirnya membuat kita pergi ke gerai makanan cepat saji pada malam yang sibuk daripada makan yang sehat, makanan rumah yang dimasak.

Kembali ke pertanyaan awal: Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan nutrisi terbanyak dari sayuran? Seems like the best advice is to eat them!

Makan saja sayuranmu, yang banyak, setiap hari. Jika makan setidaknya tiga porsi sehari dalam berbagai warna, kamu dapat memotong atau merobek tanpa khawatir ada sedikit potasium yang bocor atau semakin sedikit fenolat yang masuk. [Ayu/NN]

 

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 12 Agu 2019 - 12:52

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Setop Hitung Kalori Saat Berdiet

Thomas Aquinus   Health & Beauty
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: