Bahaya Gunakan Plastik Hitam Sekali Pakai Sebagai Pembungkus Daging Kurban

TrubusLife
Astri Sofyanti
10 Agu 2019   16:00 WIB

Komentar
Bahaya Gunakan Plastik  Hitam Sekali Pakai Sebagai Pembungkus Daging Kurban

Imbauan jangan menggunakan kantong plastik hitam untuk membungkus daging kurban (Istock)

Trubus.id -- Hari Haya Idul Adha akan jatuh esok hari, Minggu 11 Agustus 2019. Segala persiapan untuk melakukan tradisi menyembelih hewan kurban dan membagikannya kepada masyarakat mulai dilakukan.

Usai disembelih dan dipotong, hewan kurban akan dibagikan kepada masyarakat sekitar pemotongan hewan kurban. Biasanya, selama ini pembagian daging kurban menggunakan kantong plastik. Penggunaan kantong plastik sebagai wadah untuk distribusi daging kurban kepada masyarakat memang terliht mudah, namun hal tersebut dipastikan akan berakhir menjadi limbah sampah.

Perlu Trubus Mania ketahui, kantong plastik hitam lebih diperuntukkan sebagai tempat sampah atau tempat dimana kamu bisa membuang banyak kotoran atau pembalut dan pampers bayi. Fungsi utamanya lebih sebagai tempat benda-benda yang kotor, bukan sebagai pembungkusmakanan. Makanan yang ditempatkan dalam kantong plastik hitam ternyata beresiko terkontaminasi banyak bahan berbahaya dari kantong plastik tersebut.

Baca Lainnya : Gunakan Wadah Daging Kurban Non-Plastik Demi Kesehatan dan Kelestarian Lingkungan Hidup

Kantong plastik hitam dianggap sebagai produk plastik yang paling rendah kualitasnya sehingga kamu tentu sering merasakan bau tajam dan menyengat jika membuka bungkus kantong plastik hitam. Bahan utama dari kantong plastik ini adalah polivinil klorida atau PVC serta residu timah putih dan bahan kimia berbahaya lainnya layaknia cadmium.

Dikutip Doktersehat, beberapa pakar kesehatan mengatakan jika kita sering memakan makanan yang ditempatkan pada kantong plastik hitam, kita akan beresiko mendapatkan penyakit berbahaya layaknya pembengkakan organ hati, hepatitis, permasalahan pada sistem saraf, atau bahkan penyakit kanker yang mematikan.

Selain untuk menjaga kesehatan masyarakat, imbauan untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai sebagai pembungkus daging kurban juga bertujuan mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik yang akan menjadi limbah dan mengancam lingkungan. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menandatangani seruan gubernur soal pembungkus daging kurban. Imbauan yang tertuang dalam Seruan Gubernur (Sergub) DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pemotongan Hewan Kurban Dalam Rangka Hari Raya Idul Adha 1440 H/2019. Dalam seruan itu, Anies meminta masyarakat tidak membungkus daging kurban menggunakan kantong plastik sekali pakai.

Baca Lainnya : Lumajang Imbau Penyebaran Daging Kurban Bebas Plastik

Seruan itu juga memuat anjuran kepada ulama agar memberikan pemahaman keagamaan tentang pentingnya mencegah kerusakan lingkungan akibat penggunaan kantong plastik. Pasalnya butuh waktu ratusan tahun untuk mengurai kantong plastik.

Selain itu, Pemprov DKI juga tidak merekomendasikan kantong kresek hitam yang merupakan hasil daur ulang plastik bekas. [NN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Serangan Migrain Sebelah Kiri Kepala, Apa Artinya, Ya?

Health & Beauty   12 Des 2019 - 12:16 WIB
Bagikan:          

Lautan Telah Kehilangan Oksigen Pada Tingkat Yang Mengkhawatirkan

Plant & Nature   12 Des 2019 - 15:48 WIB
Bagikan:          
Bagikan: