Punya Gen Obesitas? 6 Jenis Olahraga Ini Bantu Turunkan Berat Badan

TrubusLife
Thomas Aquinus
10 Agu 2019   08:00 WIB

Komentar
Punya Gen Obesitas? 6 Jenis Olahraga Ini Bantu Turunkan Berat Badan

Hiking, cara menurunkan berat badan (Backpacking Mastery)

Trubus.id -- Beberapa orang memang cenderung mudah mengalami obesitas. Namun sedikit  olahraga lebih baik daripada tidak sama sekali. 

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa ada enam jenis latihan spesifik (olahraga) yang tampaknya paling baik untuk menurunkan berat badan. Daftar teratas adalah jogging, yang tampaknya lebih baik daripada apa pun untuk menurunkan berat badan, bahkan ketika kita memiliki risiko genetik untuk mempertahankan berat badan.

Para peneliti menganalisis 18.424 orang dewasa Tionghoa Han di Taiwan yang berusia antara 30 dan 70 tahun. Mereka mengumpulkan informasi tentang lima ukuran obesitas termasuk indeks massa tubuh (BMI), persentase lemak tubuh, lingkar pinggang, lingkar pinggul, dan rasio pinggang-pinggul. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal PLOS Genetics.

Baca Lainnya : Obesitas Meningkat Tajam di Asia Tenggara, Vietnam Paling Cepat Pertumbuhannya

"Manfaat latihan fisik secara teratur lebih berdampak pada subjek yang lebih cenderung mengalami obesitas," catat para peneliti.

Mereka menyelidiki 18 jenis latihan dan menemukan bahwa jogging teratur, yakni berjalan ringan selama 30 menit tiga kali seminggu, adalah yang paling efektif untuk menangkal dampak genetika obesitas di seluruh lima ukuran obesitas.

Jika berlari bukan hobimu, tenang saja. Para peneliti menemukan lima latihan lain yang memiliki dampak besar ketika mengukur BMI: mendaki gunung, berjalan, berolahraga, menari (seperti dansa ballroom), dan sesi yoga yang panjang.

Baca Lainnya : Obesitas Saat Kehamilan Berisiko pada Komplikasi Persalinan

"Obesitas disebabkan oleh genetika, faktor gaya hidup, dan interaksi di antara kedua faktor tersebut," kata rekan penulis studi, ahli epidemiologi Wan-Yu Lin, dari Universitas Nasional Taiwan, kepada Newsweek. "Sementara faktor turunan adalah bawaan lahir, faktor gaya hidup dapat ditentukan oleh diri sendiri."

Latihan yang kurang berdampak

Ada beberapa latihan yang para peneliti temukan tidak berdampak pada gen obesitas. Ini termasuk bersepeda, peregangan, berenang, qigong (latihan postur tubuh yang mirip dengan tai chi), dan permainan komputer "Dance Dance Revolution."

Para peneliti mencatat bahwa bersepeda, peregangan, dan qiqong biasanya membutuhkan pengeluaran energi lebih sedikit daripada enam latihan yang memiliki dampak lebih besar pada penurunan berat badan. Latihan di air dingin - seperti berenang - dapat merangsang nafsu makan dan membuat kita justru makan lebih banyak. Dan karena "Dance Dance Revolution" tidak seformal jenis tarian lainnya, itu tidak memerlukan banyak pelatihan dan usaha.

Baca Lainnya : Obesitas Berkepanjangan Bisa Menyebabkan Demensia

Beberapa peserta mengambil bagian dalam latihan beban, bulu tangkis, tenis meja, bola basket atau tenis, sehingga para peneliti tidak dapat menentukan apakah latihan-latihan itu dapat berdampak pada genetika obesitas.

Juga, perlu dicatat bahwa ada beberapa keterbatasan dalam penelitian ini. Pertama, hampir semua peserta adalah keturunan China. Karena ada sedikit keanekaragaman, tidak jelas seberapa baik hasilnya dapat ditafsirkan ke populasi lain. Juga, jenis dan waktu latihan dilaporkan sendiri dan, seperti yang ditunjukkan oleh Atlas Baru, data itu seringkali tidak dapat diandalkan. Bagaimanapun, kita tidak selalu mengatakan yang sebenarnya tentang seberapa banyak olahraga yang kita lakukan. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: