Terong, Si Ungu Pelindung Jantung

TrubusLife
Hernawan Nugroho
09 Agu 2019   21:30 WIB

Komentar
Terong, Si Ungu Pelindung Jantung

Jangan remehkan khasiat terong bagi kesehatan! (shutterstock)

Trubus.id -- Terong, salah satu sayuran mudah temukan di pasar tradisional, meski begitu ternyata ada juga yang tidak suka mengonsumsinya. Namun, setelah membaca tentang manfaat nutrisi dari terong menurut Cynthia Cass, dari University Of Illinous, Amerika Serikat, dalam Diet JournalTrubus Mania mungkin tergerak memasukkan terong dalam menu masakan mingguannya.

Nutrisi satu mangkok kecil terong yang dipotong dadu memang hanya 20 kalori, tetapi menawarkan beberapa nutrisi penting. Anthocyanin, pigmen yang memberi warna terung ungu, memiliki sifat antioksidan yang terkait dengan anti-inflamasi dan perlindungan obesitas. Nasunin, sangat baik dalam menangkal radikal bebas, dan melindungi sel dari kerusakan yang dapat menyebabkan penuaan dini dan penyakit.

Penelitian terakhir dari ahli gizi menyebutkan bahwa terong sebagai makanan penting untuk melindungi dari penyakit neuro-degeneratif, seperti Alzheimer. Asam klorogenik terong mendukung kekebalan melalui aktivitas antimikroba dan antivirusnya. Terong juga mengandung mineral yang membantu memproduksi kolagen dan meningkatkan kesehatan kulit dan tulang. Ia juga memasok jumlah folat dan vitamin B lainnya yang lebih kecil, potasium, dan vitamin C dan K.

Baca Lainnya : Mengupas dan Memotong Buah serta Sayuran Bisa Mengurangi Kandungan Gizi

Terong dengan nutrisi di dalamnya menawarkan perlindungan terhadap pembunuh utama pria dan wanita di dunia: penyakit jantung. Antosianin terong telah terbukti membantu mengurangi kekakuan arteri dan tekanan darah sentral pada wanita. Antosianin juga membantu mencegah oksidasi kolesterol LDL "buruk", yang merupakan awal dari pengerasan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Sebagai sayuran non-tepung, terong termasuk rendah karbohidrat. Selain mendukung kesehatan pencernaan dan keteraturan usus, serat terong membantu mengatur kadar gula darah dan insulin. Bagus mendukung program penurunan berat badan.

Daftar kandungan gizi dalam terong menurut USDA (foto: Herbazest)

Saat memasak terong, cobalah untuk memasukkan kulit, yang sepenuhnya dapat dimakan, sesering mungkin, karena mengandung banyak nutrisi bermanfaat. Trubus Mania dapat dengan cepat membuat kubus dan tumis terong di atas kompor dengan minyak zaitun, bawang putih, garam, dan lada hitam.

Jika mengonsumsi sebagai lauk, tambahkan salad, atau aduk dengan spaghetti squash yang dipadukan dengan basil segar. Potong terong menjadi bundar tebal dan masak di atas panggangan, bersama sayuran lainnya, seperti paprika dan bawang.

Baca Lainnya : Keren, Supermarket di Bali Tidak Lagi Bungkus Sayuran dengan Kemasan Plastik

Panggang terong dalam oven di atas loyang, sikat atau gerimis dengan sedikit minyak alpukat. Terong yang diiris memanjang dapat dikombinasikan dengan bahan tambahan, seperti kacang-kacangan dan rempah-rempah, dan diisi.

Terong panggang yang diiris lebih tipis dapat digunakan sebagai pengganti mie untuk membuat lasagna sayuran. Terong panggang yang tersisa dapat dicacah dan dihaluskan (kulit dan semua) ke dalam saus yang dibuat dengan minyak zaitun, bawang putih, jus lemon, garam laut, lada, jintan, dan tahini (minyak wijen).

Terong masih dapat dijadikan berbagai makanan lezat lainnya. Ayo Trubus Mania, bikin kreasimu sendiri!

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: