Cangkang Telur Menyimpan Banyak Khasiat yang Bermanfaat

TrubusLife
Thomas Aquinus | Followers 0
28 Juli 2019   23:00

Komentar
Cangkang Telur Menyimpan Banyak Khasiat yang Bermanfaat

Cangkang telur (Istimewa)

Trubus.id -- Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya mengonsumsi telur sebagai sumber protein hewani yang terjangkau selain daging. Dari data penelitian tercatat bahwa telur menghasilkan limbah berupa cangkang telur yang memiliki berat sebesar 9 - 12% dari berat totalnya.

Jika biasanya cangkang telur dibuang begitu saja, Listia Dwi Ramadhani justru melakukan penelitian dan ternyata ditemukan khasiat yang sangat bermanfaat.

Artinya terdapat hampir 170 ribu ton limbah cangkang telur yang dihasilkan tiap tahunnya di Indonesia. Limbah cangkang telur yang mencapai 170 ribu ton tiap tahunnya di Indonesia merupakan polusi bagi lingkungan, penyebab bau yang tidak sedap dan dapat mengundang hama penyakit.

Baca Lainnya : Jangan Dibuang, Manfaatkan Kulit Telur untuk Atasi Beragam Masalah Kesehatan Berikut Ini

Hal tersebut memicu Mahasiswa IPB University, Listia dari Departemen Gizi Masyarakat, Melati Maeky Permata dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Mohamad Nizar Rizky dari Departemen Teknologi Industri Pertanian melakukan penelitian dengan memanfaatkan cangkang telur. Penelitian tersebut berjudul “Antimicrobial Edible Packaging Berbasis Membran Cangkang Telur sebagai Pengawet Alami pada Tahu”. Riset ini dibimbing oleh Dr Eny Palupi, STP, MSc dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University.

Listia selaku Ketua Tim menjelaskan bahwa membran cangkang telur memiliki sifat biokompatibel dan biodegradasi. Selain itu strukturnya yang berpori mengandung asam dan noncollagenous protein. Artinya secara alami membran cangkang telur memiliki aktivitas antimikroba yang berasal dari kandungan protein Ovocleidin-17 (OC-17).

Protein ini dapat mengikat polisakarida mikroba, menghambat pembentukan peptidoglikan pada dinding mikroba, dan menyebabkan lisisnya sel mikroba.

Baca Lainnya : Berikut Ini Alasan Kenapa Disarankan Tidak Menyimpan Telur di Pintu Kulkas

“Kemampuan ini sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai bahan pengemas edible film sekaligus memperpanjang umur simpan bahan pangan yang sangat rentan terhadap kerusakan dan pembusukan seperti pada tahu. Tahu memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mudah rusak dan ditumbuhi mikroba. Akan tetapi, para produsen tahu di Indonesia masih banyak yang menggunakan formalin untuk meningkatkan umur simpan tahu,” jelasnya, dikutip dari laman IPB, Minggu (28/7).

Pemakaian formalin banyak disalahgunakan sebagai pengawet makanan seperti tahu. Tetapi mereka tidak mengetahui bahwa protein yang terdapat dalam tahu tersebut telah bereaksi atau dirusak oleh formalin sehingga mutu tahu tersebut akan berkurang.

Tahu memiliki kadar air yang tinggi, serta zat- zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, dan mineral, seperti kalium, phospor, magnesium, serta vitamin B membuat tahu sangat rentan terkontaminasi oleh bakteri-bakteri proteolitik, seperti bakteri asam laktat, Enteric bacteria, dan Pseudomonas. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: