Melalui Musik, Kaka Slank Kampanyekan Bahaya Sampah Plastik

TrubusLife
Syahroni | Followers 0
20 Juli 2019   17:00

Komentar
Melalui Musik, Kaka Slank Kampanyekan Bahaya Sampah Plastik

Vokalis band Slank dalam aksi tolak sampah plastik sekali pakai di Pelabuhan Sunda Kelapa, Sabtu (20/7) (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp)

Trubus.id -- Masalah sampah plastik sudah menjadi masalah semua orang yang tinggal di muka bumi. Kampanye untuk memerangi sampah plastik pun dilakukan berbagai pihak. Para selebirit pun tak ketinggalan menyuarakan kepedulian mereka atas masalah ini. Hal yang sama juga kerap dilakukan vokalis grub band Slank.

Dalam setiap kesempatan, Kaka Slank kerap menyuarakan dampak buruk dari penggunaan kantong plastik sekali pakai terhadap kehidupan manusia. Cara yang dilakukan tentu saja lewat musik. 

Vokalis Grup Band Slank, Akhadi Wira Satriaji atau kerap disapa Kaka ikut menyuarakan bahaya atau dampak buruk dari penggunaan kantong plastik sekali pakai terhadap kehidupan manusia melalui musik.

Baca Lainnya : Sandrina Malakiano Kumpulkan Para Seniman, Bahas Sampah Plastik dan Jaga Lingkungan

"Musik itu dipercaya dapat mengumpulkan orang untuk berkumpul satu ide, sehingga kehadiran Slank diharapkan mampu mendorong masyarakat menekan penggunaan plastik sekali pakai," kata pemilik nama Akhadi Wira Satriaji itu saat kegiatan aksi tolak plastik sekali pakai di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Sabtu (20/7), seperti dilansir dari Antara.

Ia mengaku, setiap konser musik digelar banyak sampah plastik yang bertebaran di lokasi. Namun, ia terus mengimbau penggemarnya untuk memungut kembali sampah yang bertebaran.

"Aku bersama Pandu Laut Nusantara itu berkali-kali menyampaikan agar datang ke konser Slank dengan damai, pulang dengan damai beserta sampah mu juga," terang Kaka lagi.

Tidak hanya sampah plastik bekas makanan atau minuman, sepupu Bim-Bim tersebut juga menyuarakan agar penggemarnya turut memungut puntung rokok agar dibuang ke tempat sampah.

Baca Lainnya : Cara Sederhana Kurangi Sampah ala Nadine Chandrawinata

Dengan cara seperti itu, ia berpandangan sedikit demi sedikit akan menjadi sebuah kebiasaan bagi masyarakat terkait bahaya sampah plastik maupun jenis lainnya terhadap lingkungan.

Ia berharap kehadirannya pada pawai plastik Minggu, 21 Juli 2019 besok, dapat meningkatkan kesadaran atau kepedulian masyarakat terkait dampak buruk penggunaan plastik sekali pakai.

Sementara itu, perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta, Tubagus Soleh Ahmadi, mengatakan kondisi ibu kota saat ini darurat plastik. Bahkan keaadan tersebut terus terjadi hingga kini.

Baca Lainnya : Peduli Lingkungan Nadine Waworuntu Ajak Masyarakat Stop Buang Sampah Ke Laut

Ia mengatakan sejak Undang-Undang nomor 18 tahun 2008 dikeluarkan, kondisi pada saat itu olahan sampah secara umum masih dalam keadaan tidak layak dan berkelanjutan.

"Ternyata 11 tahun kemudian kita masih mengalami kondisi yang sama," kata dia.

Ia menilai banyak peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait sampah, namun lagi-lagi regulasinya tidak bisa dijalankan dengan optimal. Sebagai contoh peraturan pemerintah nomor 81 tahun 2012 pasal 13, 14 dan 15 menyatakan produsen harus bertanggung jawab terhadap produknya yang tidak mudah terurai dengan alam.

"Itu belum dapat dilakukan karena Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan belum mengeluarkan peraturan teknisnya," ujar dia. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Fransiska Lie 21 Juli 2019 - 08:56

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: