Begini Pengaruh Cahaya Bulan Terhadap Kehidupan Binatang dan Tanaman

TrubusLife
Thomas Aquinus
19 Juli 2019   07:00 WIB

Komentar
Begini Pengaruh Cahaya Bulan Terhadap Kehidupan Binatang dan Tanaman

Sinar bulan (Science News)

Trubus.id -- Di sini di Bumi, kita memiliki tarikan gravitasi bulan untuk berterima kasih atas pasang surut laut, di antara hal-hal lainnya. Tapi bagaimana dengan cahaya bulan? Cahaya yang dipantulkan dari bulan memiliki banyak efek pada kehidupan di Bumi, tetapi tidak semua pengaruh bulan selalu dikaitkan dengan lolongan serigala.

Melihat beberapa contoh pengaruh cahaya bulan mengungkapkan betapa bulan telah membentuk kehidupan di Bumi dengan cara yang tak terduga. Apa saja sih pengaruh bulan yang signifikan terhadap kehidupan hewan dan tanaman? 

Bulan dan perilaku binatang

Beberapa hewan, terutama spesies nokturnal, telah mengadaptasi kegiatan berburu dan kawin mereka dengan cahaya bulan. Beberapa hewan hanya melihat lebih baik di malam hari atau dibantu oleh cahaya bulan. Sebaliknya, hewan mangsa tahu bahwa jika terlihat berarti dimakan, jadi lebih baik bersembunyi saat bulan cerah. Dan seperti halnya cahaya bulan dapat memengaruhi jadwal predator-mangsa, cahaya bulan juga dapat memengaruhi beberapa perilaku kawin.

Misalnya, spesies luak tertentu menandai wilayah mereka lebih banyak pada bulan baru, tetapi selama bulan purnama, mereka menandai wilayah lebih sedikit. Satu penjelasan untuk perbedaannya adalah bahwa ritual kawin luak itu panjang, jadi kawin dalam cerahnya bulan purnama akan menjadikan persenggamaan luak dalam bahaya. Akibatnya, luak ini hanya lebih aktif di luar fase bulan cerah.

Baca Lainnya : Setelah 60 Tahun, Misteri Bulan Punya Mantel Terpecahkan Juga

Banyak spesies karang bertelur ketika atau mendekati bulan purnama. Sementara faktor-faktor lain seperti cuaca dan suhu air juga memengaruhi pemijahan mereka, peristiwa ini terjadi saat mendekati bulan purnama.

Serangga doodlebugs menggali lubang yang lebih besar di sekitar bulan purnama. Ini bisa jadi karena meningkatnya aktivitas mangsa ketika bulan menerangi langit malam, menyebabkan kemungkinan lebih besar untuk menangkap makan malam.

Spesies burung hantu tertentu menjadi lebih aktif selama bulan purnama, baik dalam panggilan kawin mereka dan dalam memamerkan bulu kepada pasangan potensial. Dalam satu penelitian burung hantu elang Eurasia, para peneliti menemukan bulu burung hantu lebih terlihat dalam cahaya bulan yang lebih cerah.

Bulan, tanaman, dan pertanian

Tanaman "werewolf" Ephedra foeminea hanya mengeluarkan residu manis untuk menarik penyerbuk selama bulan purnama pada bulan Juli. Para peneliti belum memahami secara pasti bagaimana tanaman "mengetahui" untuk mengikuti siklus bulan, tetapi penelitian menunjukkan ada korelasi. Namun, ada ketidaksepakatan di antara para ilmuwan bahwa penyerbukan semak itu terkait dengan siklus bulan.

Baca Lainnya : Yuk, Selamatkan Lingkungan dengan Hemat Makanan di Bulan Ramadan

Manusia, tentu saja, juga bergantung pada cahaya bulan. Kita melakukannya jauh lebih banyak sebelum penciptaan cahaya buatan, tetapi beberapa hal belum berubah seluruhnya. Seperti petani yang menanam tanaman berdasarkan jadwal bulan. Ada perdebatan di kalangan petani tentang apakah menanam di bulan memiliki efek positif pada tanaman tetapi Almanak Petani Tua masih menawarkan kalender Berkebun menurut Bulan. 

Karena bulan sangat erat kaitannya dengan kehidupan di Bumi, sulit untuk mengetahui apa yang dipengaruhi semata-mata oleh cahaya bulan dan apa yang dipengaruhi oleh faktor-faktor tambahan, tetapi pengaruhnya tidak dapat dipungkiri, bukan? [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Hati-Hati, 8 Penyakit Ini Ditandai dengan Keringat Dingin

Health & Beauty   19 Jan 2020 - 17:35 WIB
Bagikan: