Mengenal Beeswax Wrap, Pembungkus Makanan Ramah Lingkungan

TrubusLife
Thomas Aquinus
10 Juli 2019   08:00 WIB

Komentar
Mengenal Beeswax Wrap, Pembungkus Makanan Ramah Lingkungan

Beeswax Wrap (Terra20)

Trubus.id -- Plastik hingga styrofoam sejauh ini merupakan pembungkus makanan paling populer. Plastik cling wrap atau plastik bening biasanya paling sering digunakan untuk membungkus atau menutup piring/ mangkuk agar tetap higienis dan bisa dikonsumsi lagi. Namun plastik ini hanya bisa dipakai sekali yang berarti kita menambah sampah yang sulit terurai. Belum lagi senyawa-senyawa berbahaya dalam plastik yang berdampak buruk bagi tubuh.  Lalu, adakah alternatif pembungkus makanan yang lebih aman dan ramah lingkungan? 

Mungkin kamu pernah mendengar beeswax wrap alias kertas pembungkus yang terbuat dari lilin lebah. Pembungkus makanan yang satu ini bisa dipakai berkali-kali dengan cara dicuci menggunakan sabun dan air dingin. Lebih hemat daripada harus membeli plastik cling wrap secara rutin, kan?

Beeswax wrap aman dipakai untuk membungkus berbagai makanan, seperti roti, keju, buah-buahan, sayur-sayuran, you name it! Pembungkus ini pun bisa menyesuaikan wadah yang dipakai, selama ukuran kainnya mencukupi.

Pembungkus satu ini terbilang belum populer di Indonesia. Di samping karena masih banyak yang belum sadar akan pentingnya mengurangi konsumsi plastik sekali pakai dan dampaknya bagi lingkungan, produk ini juga belum banyak diproduksi secara lokal. 

Namun kabar gembiranya, beeswax wrap bisa dibuat sendiri, loh. Cukup dengan menyediakan bahan dan alat seperti lilin lebah, kain katun, handuk, kertas roti (baking paper) dan setrika. Caranya seperti berikut:

Nah, selain beeswax wrap, kita sebetulnya cukup beruntung tinggal di negara dengan iklim tropis yang membuat kita dikelilingi banyak bahan dari alam yang bisa digunakan dan memberi aroma tersendiri pada makanan. Misalnya seperti daun-daunan berikut ini. 

  • Daun Pisang: Supaya daun pisang semakin kuat dan elastis, panaskan sampai layu, namun jangan sampai terbakar.
  • Daun Bambu: Sebelum digunakan, kamu bisa merebusnya terlebih dahulu hingga daun dan bulu-bulu disekitar daun ikut layu, yang memudahkan dalam membungkus makanan.
  • Daun Mangkok: Selain berguna sebagai pembungkus makanan, daun mangkok juga berfungsi untuk menghilangkan bau amis pada makanan.
  • Daun Jati: Membungkus makanan menggunakan daun jati, ternyata dapat membuat makanan lebih tahan lama. Di beberapa daerah nasi bungkus dikemas dengan daun jati, loh. 

Selamat mencoba, ya. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: