Antisipasi Kekeringan di Masa Depan, Prancis Mulai Perketat Penggunaan Air Tanah

TrubusLife
Syahroni
03 Juli 2019   22:00 WIB

Komentar
Antisipasi Kekeringan di Masa Depan, Prancis Mulai Perketat Penggunaan Air Tanah

Ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id -- Ancaman kekeringan yang diprediksi terjadi di masa depan terus dicarikan solusinya. Salah satu cara yang kini tengah dilakukan oleh seluruh negara di dunia adalah dengan menghemat penggunaan air tanah.

Saat ini, hal yang sama juga mulai dilakukan Pemerintah Perancis. Dilansir dari Reuters, Pemerintah Prancis dilaporkan akan mulai mengurangi penggunaan air tanah dengan mendorong daur ulang air limbah. Tak hanya itu, pemerintah juga mengimbau warganya untuk menghemat pemakaian air. 

Diakui, langkah ini diambil guna menghadapi perubahan iklim yang mengakibatkan aliran air di sejumlah sungai di Perancis berangsur melambat. Pemerintah sendiri memperkirakan volume debit rata-rata sejumlah sungai di Perancis akan turun sekitar 10 hingga 40 persen dalam setengah abad ke depan. 

Baca Lainnya : Atasi Kekeringan, Pemerintah Cape Town Berencana Pindahkan Gunung Es di Antartika

Usulan mengurangi penggunaan ini ini sendiri diambil Kementerian Lingkungan Hidup Prancis setelah berbulan-bulan melakukan perundingan dengan sejumlah pihak. Hasilnya, muncul usulan kebijakan mengurangi penggunaan air sebesar 10 persen dalam lima tahun ke depan, dan sekitar 25 persen dalam jangka 15 tahun dari sekarang.

"Air merupakan salah satu persoalan yang menjadi prioritas kami untuk berjuang menyelamatkan lingkungan," ujar Menteri Lingkungan Hidup Perancis, Francois de Rugy.

Untuk mengurangi penggunaan air tanah yang berlebihan, pemerintah setempat juga akan menerapkan tarif khusus bagi warga yang memiliki kolam renang di rumahnya. Tarif tersebut penting karena mengetahui bahwa rata-rata warga Perancis yang bisa menghabiskan sekitar 150 liter air setiap harinya.

Baca Lainnya : Pertama di Dunia, Prancis Hentikan Produksi Minyak dan Gas Tahun 2040

"Kami akan menyiapkan kerangka kerja dan insentif bagi pihak berwenang setempat untuk mengambil langkah," tegas Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Emmanuelle Wargon.

Selain itu, pemerintah Perancis juga berencana untuk memperketat syarat penggunaan air oleh sejumlah perusahaan industri, di antaranya sektor pembangunan pada 2022. Sementara pada 2025 mendatang, pemerintah akan mulai meningkatkan penggunaan air hujan dan air limbah untuk menyiram tanaman, air di toilet, serta penggunaan lainnya kecuali untuk air minum.

Marie-Ange yang merupakan kepala perusahaan pengolahan air Perancis, Suez, melaporkan bahwa daur ulang air di negara saat ini hanya sekitar satu persen. Hal ini sangat timpang jika dibandingkan dengan Spanyol dan Italia yang mencapai 10 persen. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Penangkapan Ikan Besar-besaran Ganggu Rantai Makanan di Laut Bohai

Plant & Nature   14 Nov 2019 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan: