Awan yang Berasal dari Knalpot Pesawat Lebih Berbahaya dari Emisi Karbon

TrubusLife
Ayu Erning Setyowati | Followers 0
02 Juli 2019   12:30

Komentar
Awan yang Berasal dari Knalpot Pesawat Lebih Berbahaya dari Emisi Karbon

Ilustrasi (Wonderopolis)

Trubus.id -- Awan beruntun di belakang pesawat terbang adalah pusat studi baru yang melihat kontribusinya terhadap perubahan iklim. Ketika pesawat terbang mencapai ketinggian yang lebih tinggi, mereka melepaskan tak hanya asap tetapi juga uap air yang membentuk awan yang dikenal sebagai contrails. Sementara sebagian besar contrails menghilang dengan cepat, yang lain tetap bertahan berjam-jam dan menghangatkan atmosfer. 

German Aerospace Center menggunakan model iklim yang diterima secara luas untuk memprediksi bagaimana dampak contrails akan berubah selama beberapa dekade mendatang. Menurut modelnya, efek pemanasan global dari contrails saja dapat meningkat tiga kali lipat pada 2050 mendatang. Tingkat pertumbuhan ini lebih tinggi daripada emisi gas buang, berkat inovasi saat ini dan masa depan dalam teknologi hemat bahan bakar. Bahkan, efek gas rumah kaca dari contrails lebih tinggi dari total dampak emisi karbon dari knalpot pesawat.

Baca Lainnya : Turunkan Kualitas Sel Telur, Efek Lain dari Polusi Udara

Industri penerbangan diharapkan meningkat empat kali lipat dalam beberapa dekade mendatang dan pesawat baru cenderung terbang lebih tinggi dari pendahulunya. Ini berarti bahwa contrails cenderung tetap berada di atmosfer lebih lama, terutama di daerah tropis, di mana kondisi memperpanjang usia awan.

Meskipun awan yang menggantung rendah cenderung untuk mendinginkan suhu Bumi, mereka yang lebih tinggi sebenarnya menyerap radiasi termal yang dipancarkan dari Bumi dan kemudian menghangatkan atmosfer. Apa yang berawal  dari awan tipis dan panjang dapat menyebar melintasi ribuan mil persegi dalam kondisi tertentu.

Sehubungan dengan emisi lain, awan bergaris-garis memiliki kontribusi kecil dan mungkin tidak signifikan terhadap perubahan iklim.

Baca Lainnya : Polusi Udara Bikin Milenial di Inggris Paranoia

"Meskipun pencemaran contrail jelas penting, ia merupakan penyumbang yang relatif kecil untuk pemanasan keseluruhan," kata seorang ilmuwan atmosfer dari Dartmouth College kepada Earther.

Namun, karena krisis iklim telah mencapai titik dimana semua pihak bisa saja berkontribusi, setiap sumber emisi yang diidentifikasi adalah target untuk pengurangan melalui inovasi dan teknologi canggih. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: