Kombinasi Perubahan Iklim dan Deforestasi Membuat Hutan Amazon Terbelah Dua

TrubusLife
Ayu Erning Setyowati | Followers 0
29 Juni 2019   08:00

Komentar
Kombinasi Perubahan Iklim dan Deforestasi Membuat Hutan Amazon Terbelah Dua

Deforestasi di hutan amazon (Mercopress)

Trubus.id -- Deforestasi adalah musuh besar Amazon, tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa krisis iklim, ketika digabungkan dengan pemusnahan pohon tersebut, dapat berarti akhir dari hutan hujan. Amazon terdiri dari setidaknya sepuluh persen keanekaragaman hayati dunia, tetapi dampak sinergis dari perubahan iklim dan deforestasi dapat menghancurkan hingga 58 persen pohon pada tahun 2050 dan secara efektif “membelah: hutan menjadi dua.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam Nature Climate Change, mengembangkan dan menerapkan model skenario iklim yang berbeda untuk lebih dari 5.000 spesies pohon dan melapisinya dengan kemungkinan skenario deforestasi.

Misalnya, program komputer mereka membuat model skenario di mana laju emisi karbon dan deforestasi saat ini tetap konstan kemudian menemukan bahwa antara 19 dan 36 persen pohon akan hilang karena deforestasi selain 31 hingga 37 persen dari perubahan iklim. Seolah-olah tak cukup, hilangnya spesies ini akan merusak tanaman, hewan, dan orang lain yang hidup di dalam dan bergantung pada ekosistem.

Baca Lainnya : Beragam Manfaat Macademia, Untuk Rehabilitasi Hutan Hingga Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat

“Dampak penggundulan hutan bersifat lokal. Kita dapat melihat dengan jelas area yang akan terpengaruh,” penulis penelitian Vitor Gomes. “Perubahan iklim dapat berdampak pada seluruh area. Iklim akan berubah di seluruh wilayah hutan.”

Model para ilmuwan juga menunjukkan bahwa mengingat laju saat ini dan lokasi kegiatan deforestasi, Amazon mungkin terbagi dua, dengan pemukiman manusia antara kedua sisi yang terputus. Fragmentasi ekosistem ini juga menghancurkan bagi hewan, terutama burung yang bermigrasi dan spesies yang berkeliaran luas.

Selain kebijakan yang membatasi emisi dan membatasi deforestasi, para peneliti menyarankan untuk membangun lebih banyak kawasan lindung di dalam hutan. Kawasan lindung telah didokumentasikan untuk mempertahankan lebih banyak keanekaragaman hayati dan dapat dikelola secara efektif dan bahkan dipanen secara berkelanjutan ketika berada di bawah kendali kelompok lokal dan asli. [NN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


venny lie 29 Juni 2019 - 13:20

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: