Agung Hercules Divonis Idap Penyakit Kanker Otak Kiri, Kenali Tipe dan Gejala Berikut Ini

TrubusLife
Astri Sofyanti | Followers 0
17 Juni 2019   20:30

Komentar
Agung Hercules Divonis Idap Penyakit Kanker Otak Kiri, Kenali Tipe dan Gejala Berikut Ini

Penyanyi Agung Hercules menderita kanker otak stadium 4 (Instagram @agunghercules88)

Trubus.id -- Kabar mengejutkan datang dari pelantun lagu Astuti, Agung Hercules yang selalu kita lihat dilayar kaca dengan tubuh yang kekar dan berotot. Agung Hercules yang dikenal publik sebagai penyanyi dangdut dan juga komedian ini kini tampak lemah berbaring di rumah sakit.

Agung divonis mengidap kanker otak kiri (Glioblastoma) stadium 4 dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Berdasarkan informasi istri Agung Hercules, Mira Rahayu, suaminya itu mengidap kanker otak kiri sejak satu tahun lalu. Gejala awal yang dialaminya ketika Agung mulai kesulitan berbicara dan mengingat ketika menyebutkan nama aktor Mario Lawalata.

Lalu bagaimana karakteristik penyakit kanker otak kiri yang diderita Agung Hercules? Berikut ulasannya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Kanker otak merupakan kondisi di mana ada tumor ganas tumbuh di otak. Kanker otak sendiri dibagi menjadi dua tipe, pertama kanker otak primer. Berdasarkan studi, kanker otak primer ini terjadi sebanyak 75 persen dari total kasus tumor otak, yang penyebabnya datang dari otak.

Sementara tipe ke dua, yakni kanker otak sekunder (25 persen dari seluruh kasus kanker otak). Kanker otak sekunder biasanya muncul dari bagian lain yang pada akhirnya akan menyebar sampai ke otak.

Sementara itu, sebanyak 40 persen gejala awal kanker otak berasal dari penyangga neuron yaitu sel tumor Glial. Sel U glial termasuk juga tumor astrocytes, tumor glia primer, oligodendrocytes glioma, meningioma ventricular, dan medulloblastoma.

Gejala awal penderita kanker otak sakit kepala berkepanjangan. Hal ini terjadi karena tumor tumbuh menekan otak. Pada penderita kanker otak, biasanya sakit kepala terjadi pada waktu tertentu seperti pagi hari usai bangun tidur. Selain itu, sakit kepala akan tiba-tiba menyerang ketika penderita batuk atau bersin.

Para periset menemukan beberapa perubahan yang terjadi pada sel otak normal bisa menyebabkan mereka membentuk tumor dan berakhir menjadi otak.

Sementara itu, tingkatan stadium hingga ke stadium 4 akan terjadi dari perkembangan dan penyebaran sel tumor itu sendiri. Pada stadium 1, jika dilihat di bawah mikroskop, sel tumor masih tampak normal dan pertumbuhannya lambat.

Stadium 2 juga ditunjukkan dengan pertumbuhan sel tumor yang lambat, namun sel tumor mulai tampak tidak normal dan bila diangkat cenderung tumbuh kembali.

Sementara pada stadium 3, sel tumor tidak lagi menyerupai sel normal dan perkembangannya aktif. Sementara pada stadium 4, sel tumor sudah sangat berbeda dengan sel normal dan tumbuh secara cepat. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


jesica oktavia 17 Juni 2019 - 14:19

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: