Karena Gigitan Nyamuk, Bocah 7 Tahun Sakit Parah Hingga Lupa Ingatan

TrubusLife
Syahroni
03 Juni 2019   20:00 WIB

Komentar
Karena Gigitan Nyamuk, Bocah 7 Tahun Sakit Parah Hingga Lupa Ingatan

Lauren terbaring di rumah sakit usai gigitan nyamuk yang membawa penyakit la crosse encephalitis. (Fox News)

Trubus.id -- Musim kemarau telah tiba. Di saat-saat seperti ini, biasanya nyamuk tampak lebih banyak dari biasanya. Untuk itu waspadalah. Karena beragam penyakit bisa timbul akibat gigitan nyamuk.

Berbicara tentang dampak gigitan nyamuk, sebuah kasus yang sangat tidak biasa dialami oleh seorang anak berusia tujuh tahun bernama Lauren. Hanya gara-gara digigit nyamuk, sang bocah mengalami lupa ingatan hingga tak lagi mengingat siapa orang tuanya. Lalu apa penyebab dari hal ini?

Orang tua Lauren, Holly Zehner menyebut sang buah hati mengalami demam tinggi. Suhu tubuhnya bahkan mencapai 40 derajat. Saat dibawa ke rumah sakit, Lauren didiagnosis terkena infeksi saluran kemih namun masih diperbolehkan pulang. 

Hanya saja, saat membeli obat yang telah diresepkan, ayah Lauren, Jonathan terlihat resah dengan kondisi buah hatinya. Bagaimana tidak, Lauren tiba-tiba saja tidak lagi mengenali orang tuanya dan kebingungan.

“Dia bingung dan seperti marah-marah. Kami lalu menelepon ambulans dan Lauren kembali dibawa ke UGD,” terang Holly sebagaimana dilansir dari Daily Mail.

Pihak rumah sakit pun kebingungan karena harus merawat kembali anak yang baru pulang dari rumah sakit namun dengan gejala yang jauh lebih parah. Bahkan, karena Lauren terus memberontak, mereka sampai harus membiusnya. Padahal, Holly menyebut Lauren biasanya tidak akan melakukan tindakan kasar kepada siapapun.

Otak Lauren pun kemudian dipindai untuk mengetahui apa penyebabnya. Sekitar dua hari setelah kembali masuk rumah sakit, ia bahkan mengalami kejang-kejang yang sangat parah karena mengalami peningkatan tekanan darah drastis dan mata yang berputar-putar.

Setelah menjalani pemeriksaan, barulah diketahui bahwa Lauren menderita la crosse encephalitis, sejenis penyakit menular yang dipicu oleh gigitan nyamuk yang sudah membawa virus penyakit ini. Gejala penyakit ini biasanya mirip seperti flu biasa, namun jika, dibiarkan maka akan memicu gejala seperti yang dialami Lauren.

Enam hari setelah dilarikan ke rumah sakit, kondisi Lauren semakin membaik. Sayangnya, sel-sel otaknya sudah terlanjur mengalami kerusakan sehingga membuatnya rentan mengalami gangguan kognitif. Ia juga bisa mengalami kejang-kejang di malam hari.

Selain itu, Lauren ternyata juga rentan mengalami efek samping dari obat-obatan yang harus dikonsumsinya setiap hari, yakni gangguan emosi yang bisa menyebabkan marah-marah tanpa alasan yang jelas.

“Lauren sepertinya tidak bisa kembali seperti dulu, namun kami senang dia masih hidup,” terang Holly. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Ilmuan Ungkap Resep Rahasia Alam Dalam Pembentukan Daun Tanaman

Plant & Nature   22 Nov 2019 - 15:13 WIB
Bagikan: