Lepas dari Kandang, 2 Ekor Anjing Rakun Agresif Tebar Teror di Perkampungan

TrubusLife
Syahroni | Followers 0
30 Mei 2019   22:00

Komentar
Lepas dari Kandang, 2 Ekor Anjing Rakun Agresif Tebar Teror di Perkampungan

Penduduk disarankan untuk waspada setelah dua anjing Raccoon melarikan diri di Clarborough, Inggris. (Dokumentasi polisi Nottinghamshire)

Trubus.id -- Anjing rakun, yang bukan termasuk rakun atau anjing, dilaporkan berkeliaran di sebuah desa di Inggris. Anjing rakun yang juga dikenal sebagai tanuki, mangut, atau neoguri adalah spesies canid yang sebagian besar ditemukan di Asia Timur, dan tidak terkait dengan rakun tetapi terkait dengan anjing. Polisi di Nottinghamshire meminta penduduk untuk "waspada" setelah dua anjing rakun ini melarikan diri.

"Mereka hilang dari kandang di Big Lane, Clarborough sekitar pukul 6 pagi ini (Selasa, 28 Mei 2019)," katanya dalam pernyataan resminya yang dilansir dari The Epoch Times. 

"Hewan-hewan, yang digambarkan memiliki ukuran yang sama dari anjing berukuran sedang hingga kecil, berpotensi berbahaya jika didekati karena mereka tidak dijinakkan." terangnya lagi. 

Orang yang melihat binatang harus melaporkannya ke pihak berwenang setempat. Warga desa, Mandy Marsh mengatakan dia dibangunkan oleh “jeritan darah yang mengental” awal minggu ini sebelum suaminya, Dale melihat binatang itu berhadapan dengan kambing dan kuda poni pasangan itu, lapor Fox News.

"Dia kembali dan dia berkata kepadaku, 'kamu harus datang dan melihat ini, ada sesuatu di lapangan yang menyerang kuda poni dan aku sama sekali tidak tahu apa itu,'" kata Marsh. “Rakun ini benar-benar gila. Dia mendesis, menjerit, dan menggeram,” katanya lagi.

Pasangan itu mengatakan mereka mengambil potongan kayu dan mengusir anjing rakun yang marah pergi, menambahkan bahwa butuh sekitar dua jam. Kambing mereka terluka karena dicakar oleh binatang itu.

Menurut laporan itu, hewan itu juga terlibat perkelahian dengan seekor anjing di desa Inggris beberapa saat kemudian. March mengatakan bahwa pelacak satwa liar setempat menawarkan jasanya untuk melacak anjing rakun. Dia mengatakan kepadanya bahwa ada sesuatu yang menyerang binatang lain baru-baru ini.

Anjing rakun memiliki tanda dan cakar melengkung mirip dengan rakun, kata Asosiasi Kebun Binatang dan Akuarium Dunia di situs webnya. Mereka dapat tumbuh hingga berat antara 8 dan 13 pon dan mencapai panjang antara 19 dan 26 inci. Mereka memakan binatang pengerat, kadal, burung, katak, buah, dan makhluk laut.

Swedia mengklasifikasikan hewan ini sebagai spesies invasif. Hewan-hewan ini dikenal pembawa rabies dan cacing pita. Sementara itu, mereka mengancam spesies burung tertentu.

“Anjing rakun adalah binatang liar, bukan hewan peliharaan,” terang Royal Society for Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA). Mereka juga menyebut, spesies ini menghadirkan “risiko yang sangat invasif” terhadap spesies asli di Eropa. [RN]

  1


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Fransiska Lie 31 Mei 2019 - 13:08

permisi ya mau numpang promosi bo kelinci99 silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

Artikel Terkait

Makanan Kucing Paling Bagus untuk Menyehatkan Bulu

Hernawan Nugroho   Pet & Animal
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: