Unik, Filipina Wajibkan Siswa Tanam Pohon Sebagai Syarat Kelulusan Sekolah

TrubusLife
Syahroni
30 Mei 2019   11:00 WIB

Komentar
Unik, Filipina Wajibkan Siswa Tanam Pohon Sebagai Syarat Kelulusan Sekolah

Ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id -- Masalah penebangan liar tidak terjadi hanya di Indonesia saja. Di Filipina hal yang sama juga marak terjadi. Bahkan karena masalah ini, Filipina kini menjadi salah satu negara yang paling gundul di dunia dengan total hutan berkurang dari 70% menjadi hampir 20% pada abad ke-20.

Berbekal masalah itu, pemerintah Filipina kemudian mengeluarkan sebuah undang-undang baru yang diharapkan bisa menghijaukan lagi negara mereka. Undang-undang itu mewajibkan setiap siswa di sekolah dasar, sekolah menengah, dan perguruan tinggi untuk menanam pohon sebelum mereka lulus. Tidak hanya satu tapi 10 pohon.

Baca Lainnya : Prihatin, Hampir Semua Pohon di Eropa Malnutrisi karena Polusi

Dilansir dari Next Shark, undang-undang tersebut berjudul "Warisan Kelulusan untuk Undang-Undang Lingkungan". Undang-undang itu sendiri telai disetujui pada 15 Mei silam. Kebijakan baru ini diharapkan dapat memerangi perubahan iklim global sambil mengajarkan generasi mendatang untuk menjadi lebih ramah lingkungan.

"Jika inisiatif ini diterapkan dengan benar, akan dimastikan bahwa setidaknya 175 juta pohon baru akan ditanam setiap tahun," ungkap Gary Alejano, penulis utama undang-undang itu, mengatakan atas nama Partai Magdalo Filipina.

Departemen Pendidikan dan Komisi Pendidikan Tinggi akan bertanggung jawab untuk menerapkan dan memastikan kepatuhan dengan RUU tersebut.

Baca Lainnya : India Tanam Pohon Sepanjang 500 Km Untuk Kurangi Polusi

"Dalam satu generasi, tidak kurang dari 525 miliar bibit pohon dapat ditanam di bawah inisiatif ini," kata Gary Alejano dalam catatan penjelasannya.

Undang-undang baru ini merupakan bagian dari upaya Filipina untuk memerangi perubahan iklim melalui reboisasi dan rehabilitasi hutan.

Nantinya, para siswa dilaporkan akan menanam pohon di hutan bakau, hutan yang ada, kawasan lindung, wilayah militer, lokasi penambangan yang terlantar, dan beberapa daerah perkotaan. [RN]

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

4 Tips Melindungi Anak dari Kejahatan Seksual

Health & Beauty   02 Juli 2020 - 17:38 WIB
Bagikan:          
Bagikan: