Bakteri Xylella Ancam Perkebunan Zaitun di Eropa

TrubusLife
Diah Fauziah
27 Mei 2019   20:30 WIB

Komentar
Bakteri Xylella Ancam Perkebunan Zaitun di Eropa

Perkebunan zaitun. (Katerina's Kouzina)

Trubus.id -- Trubus Mania, apa pernah kalian melihat gumpalan busa pada tanaman dan bertanya-tanya bagaimana hal itu bisa terjadi?

Enggak usah bingung, gumpalan busa merupakan tanda bahwa, serangga yang dikenal sebagai spittlebug, sedang memakan tanaman. Nah, beberapa negara di Eropa Selatan berisiko terhadap penyakit mematikan Xylella. Ancaman sangat serius bagi industri zaitun Uni Eropa.

Baca Lainnya : Pteris Vittata, Tanaman yang Menyerap Racun Arsenik dari Tanah

Para ahli menggambarkan Xylella sebagai salah satu patogen paling berbahaya diseluruh dunia. Walau European Food Safety Authority (ESFA) mengatakan bahwa teknologi komputer telah membantu memahami bagaimana penyebarannya, namun hingga saat ini, belum ada obat untuk tanaman yang terinfeksi.

Bakteri tersebut menyerang pembuluh yang digunakan tanaman untuk mengangkut air dan nutrisi. Menimbulkan gejala seperti hangus dan layu dedaunan yang kemudian diikuti oleh kematian tanaman. Apabila penyakit ini memilki banyak inang dan vektor yang menyebar luas, berpotensi menghancurkan panen zaitun di UE.

Baca Lainnya : Meniran, Tanaman Liar dengan Banyak Khasiat untuk Tubuh

"Permasalahan pada Xylella adalah penyebarannya secara diam-diam,"ujar Dr Stephen Parnell dari University of Salford, Manchester.

"Satu-satunya cara memberatas atau memperlambat penyebarannya dengan menghapus sumber inokulan," ungkapnya. [DF]

 

  1


500 Karakter

Artikel Terkait

Kebiasaan Masyarakat Tiongkok Minum Air Panas, Apa Manfaatnya?

Health & Beauty   16 Des 2019 - 14:55 WIB
Bagikan:          

Berenang Secara Rutin Baik untuk Kesehatan Anjing

Pet & Animal   16 Des 2019 - 11:04 WIB
Bagikan:          
Bagikan: