Penyakit Antraks Ditemukan di Gunungkidul, Waspadai Gejala-gejala Berikut Ini

TrubusLife
Syahroni
22 Mei 2019   22:00 WIB

Komentar
Penyakit Antraks Ditemukan di Gunungkidul, Waspadai Gejala-gejala Berikut Ini

Ilustrasi (Istimewa)

Trubus.id -- Laporan ditemukannya 7 hewan ternak yang positik terjangkit antraks di Dusun Grogol 4, Desa Berjiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, membuat resah warga. Mereka khawatir, virus ini menyebar dan menjangkiti manusia. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan setempat langsung bergerak cepat mengantisipasinya.

Antraks sendiri adalah penyakit menular mematikan yang disebabkan oleh kuman Bacillus anthracis. Biasanya bakteri ini menjangkiti hewan-hewan ternak, seperti kambing, sapi, biri-biri, atau kuda.

Penyakit yang sering disebut juga dengan penyakit sapi gila ini, pada keadaan normal bakterinya menghasilkan spora yang tidak aktif dan hanya hidup di tanah. Tetapi saat spora masuk ke dalam tubuh binatang atau manusia, spora tersebut akan menjadi aktif.

Pada manusia, penyakit antraks biasanya menular dari kontak dengan binatang, daging, wol, atau dengan kulit binatang yang telah terinfeksi. Biasanya bila kamu memiliki luka di kulit, kemudian mengalami kontak dengan penderita antraks, ada kemungkinan akan tertular.

Baca Lainnya : 7 Ternak di Gunungkidul Positif Terjangkit Antraks, 5 Mati Mendadak

Meski demikian, penularan penyakit ini tetap bisa dicegah. Salah satu caranya adalah dengan memasak daging yang akan dikonsumsi sampai benar-benar matang, serta hindari kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi. 

Secara umum, penyebab penyakit Antraks ini adalah spora bakteri Bacillus anthracis. Spora ini biasanya terdapat di tanah dan dapat hidup tidak aktif tanpa inang selama bertahun-tahun.

Spora hanya akan menjadi racun dan menyebar ke seluruh bagian tubuh saat melakukan kontak dengan binatang dan manusia. Dilansir dari berbagai sumber, penularan antraks kepada manusia dapat terjadi melalui 3 cara, seperti kontak kulit, inhalasi, dan daging yang terkontaminasi.

Gejala Antraks

  2


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: