Terjebak di Tengah Jalan, Bayi Monyet Ini Diselamatkan Perempuan Tak Dikenal

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
20 Mei 2019   16:00

Komentar
Terjebak di Tengah Jalan, Bayi Monyet Ini Diselamatkan Perempuan Tak Dikenal

Seekor bayi monyet terjebak di tengah jalan. (The Straits Times)

Trubus.id -- Seekor bayi monyet terjebak di tengah jalan pada Minggu (19/5), saat lalu lintas di Bukit Panjang, Singapura, sedang ramai. Setelah beberapa waktu, ia diselamatkan oleh perempuan tak dikenal yang langsung mengatur lalu lintas agar tidak ada mobil yang melindas hewan malang tersebut.

"Sekitar pukul 3 sore, saya dan suami sedang dalam perjalalan ketika melihat seorang perempuan berpakaian hitam mengatur lalu lintas di sepanjang jalan demi menyelamatkan seekor bayi monyet yang terjebak," kata Lo, mengatakan kepada The Straits Times.

Baca Lainnya : Agar Berwawasan, Ilmuwan China Tambahkan Gen Manusia ke Otak Monyet

Wilayah tersebut berdekatan dengan Cagar Alam Bukit Timah, di mana monyet ekor panjang sering terlihat.

"Spontan, kami mengalihkan mobil ke jalur kiri ketika melihat seekor bayi monyet di tengah jalan. Di ujung jalan, kami melihat seekor monyet yang lebih besar, mencoba untuk menyelamatkannya, namun kesulitan karena ada banyak mobil," jelasnya.

"Bayi monyet itu kelihatannya tidak sadar dan bisa mati. Tapi kemudian, dia mengangkat salah satu lengannya dan saat itulah kita sadar dia masih hidup," lanjut Lo.

Baca Lainnya : Kawanan Monyet Serang Turis di Taj Mahal, Pasukan Keamanan Dipersenjatai Ketapel

Hingga kemudian, Lo menelepon the Animal Concerns Research and Education Society (Acres) untuk meminta bantuan.

"Sambil menunggu Acres datang, pengemudi truk sampah menghentikan kendaraannya untuk membantu. Mereka mengambil bayi monyet tersebut dan meletakkannya di bawah pohon di seberang jalan. Setelah itu, monyet yang lebih besar membawanya ke hutan," jelasnya. [DF]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Perubahan Iklim Sebabkan Laba-laba Makin Agresif

Thomas Aquinus   Pet & Animal
Bagikan:          
Bagikan: