Rayakan Hari Waisak, Hewan Peliharaan Diberkati di Kuil Buddha

TrubusLife
Diah Fauziah | Followers 0
20 Mei 2019   14:00

Komentar
Rayakan Hari Waisak, Hewan Peliharaan Diberkati di Kuil Buddha

Proses pemberkatan hewan di kuil Thekchen Choling, Minggu (19/5). (The Straits Times)

Trubus.id -- Satu-satunya kuil Buddha Tibet di Singapura, Thekchen Choling, menandai Hari Waisak pada Minggu (19/5) kemarin dengan mengundang pemilik hewan peliharaan agar hewan peliharaannya diberkati. Selain itu, mereka juga menggelar program adopsi bagi para hewan yang tersesat.

Sebuah program yang terlaksana berkat kolaborasi kuil tersebut dengan empat kelompok kesejahteraan hewan yakni the Animal Human Alliance, Cat Welfare Society, Purely Adoptions and Forget Me Not untuk meningkatkan kesadaran akan kesejahteraan hewan, terutama anjing dan kucing dengan cara mengadopsi mereka.

Baca Lainnya : Hari Raya Waisak, Umat Buddha di Ponorogo Lakukan Tradisi Lepas Ikan

Peristiwa tersebut sebagai interpretasi modern tentang praktik pembebasan hewan tradisional Buddha. Secara tradisional, umat Buddha melepaskan hewan pada Hari Waisak untuk menciptakan kebajikan.

"Sebenarnya, membeli dan melepaskan hewan itu tidak baik untuk lingkungan. Jauh lebih baik jika kita bisa memberi makan dan membantu hewan yang tersesat," kata Singha Rinpoche, direktur kuil itu.

"Daripada iman buta, kami ingin mempromosikan kohesi sosial dan spiritual bersama dengan ajaran bahwa semua makhluk, baik manusia dan hewan adalah sama," ujarnya.

Baca Lainnya : Rayakan Tri Suci Waisak, Umat Buddha Berkumpul di Candi Borobudur

Salah satu yang datang ke kuil agar hewan peliharaannya diberkati adalah Collin Hu.

"Sepuluh tahun terakhir, kami selalu datang ke sini untuk merayakan Waisak. Tapi, tujuan kami hari ini adalah mendapatkan berkah untuk pudel, anggota baru keluarga kami yang berusia tiga bulan," ujar Collin, kepada The Straits Times. [DF]

 

 

 

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Perubahan Iklim Sebabkan Laba-laba Makin Agresif

Thomas Aquinus   Pet & Animal
Bagikan:          
Bagikan: